PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Di tengah pesatnya aktivitas perkotaan, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Salah satu kawasan yang kini menjadi ikon ruang publik di Kota Palangka Raya adalah RTH Bundaran Besar. Kawasan ini tidak hanya menghadirkan suasana hijau dan sejuk, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mendukung berbagai aktivitas warga.
Setiap pagi dan sore hari, kawasan RTH Bundaran Besar dipadati masyarakat yang memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk berolahraga, berjalan santai, bersepeda, hingga sekadar menikmati waktu bersama keluarga dan teman. Jalur pedestrian yang tertata rapi, lingkungan yang asri, serta akses yang nyaman menjadikan kawasan ini sebagai salah satu destinasi favorit warga di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, mengatakan bahwa keberadaan RTH Bundaran Besar merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“RTH Bundaran Besar bukan sekadar ruang terbuka hijau, tetapi menjadi ruang bersama yang menghubungkan mobilitas, aktivitas masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup warga dalam satu kawasan yang terpadu. Kehadiran ruang hijau seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Rangga Lesmana, di Palangka Raya, Jumat (19/6).
Menurutnya, ruang terbuka hijau memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah perkembangan kota yang terus berlangsung. Selain menjadi paru-paru kota, kawasan tersebut juga berfungsi sebagai ruang rekreasi dan sarana interaksi sosial masyarakat.
“Melalui pemanfaatan ruang publik yang baik, masyarakat memiliki tempat yang aman dan nyaman untuk beraktivitas. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan kota yang ramah lingkungan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Keberadaan RTH Bundaran Besar pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga Palangka Raya, Sela (30), mengaku rutin mengunjungi kawasan tersebut bersama keluarganya pada akhir pekan.
“Tempat ini sangat nyaman untuk bersantai bersama keluarga. Anak-anak bisa bermain dengan aman, sementara kami bisa menikmati suasana yang sejuk dan bersih. Semoga kebersihan dan fasilitasnya terus dijaga,” tuturnya.
Ia juga menilai RTH Bundaran Besar memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang ingin berolahraga tanpa harus keluar kota.
“Saya hampir setiap sore jogging di sini. Jalurnya nyaman dan suasananya mendukung untuk olahraga. Kehadiran ruang terbuka hijau seperti ini sangat membantu masyarakat menjaga kesehatan sekaligus menjadi tempat berkumpul yang positif,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa kawasan tersebut kini menjadi salah satu ruang publik yang merepresentasikan wajah Kota Palangka Raya.
“RTH Bundaran Besar sudah menjadi kebanggaan warga. Selain indah, tempat ini juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat. Semoga ke depan semakin banyak ruang hijau yang dibangun di berbagai wilayah,” ujarnya.
Dengan fungsi ekologis, sosial, dan rekreasi yang dimilikinya, RTH Bundaran Besar terus menunjukkan perannya sebagai ruang publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, kawasan ini menjadi oase yang menghadirkan kesejukan sekaligus memperkuat interaksi sosial warga.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap masyarakat dapat turut menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian kawasan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.lidia











