-
Spirit Kalteng

Karhutla Tumbang Nusa Belum Padam, Ratusan Personel Dikerahkan, Dapur Umum dan Rumah Oksigen Disiagakan

254
×

Karhutla Tumbang Nusa Belum Padam, Ratusan Personel Dikerahkan, Dapur Umum dan Rumah Oksigen Disiagakan

Sebarkan artikel ini
KETERANGAN FOTO: Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Pulpis Osa Maliki Kadinkes Pulpis dr Ellyana menunjukkan rumah oksigen  Dapur umum Dinsos dan PMD Kabupaten Pulpis 
-

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) terus diperkuat pemerintah daerah bersama tim gabungan. Kawasan Tumbang Nusa menjadi salah satu titik prioritas setelah muncul titik api baru yang mendekati kawasan Jembatan Tumbang Nusa.

Hingga Senin (31/8/2026), api di kawasan tersebut belum sepenuhnya padam. Petugas gabungan masih melakukan pemadaman, pembasahan, pendinginan, serta patroli untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulpis Osa Maliki mengatakan, kobaran api yang terlihat cukup besar pada malam hari dipengaruhi kondisi cuaca dan perubahan arah angin.

“Karena posisi dan kondisi cuaca, terutama perubahan arah angin, itu yang menyebabkan api terlihat besar. Apalagi pada malam hari sehingga terlihat seperti lebih besar,” ujar Osa.

Menurut Osa, titik api tersebut merupakan titik baru yang kemudian menyebar hingga mendekati Jembatan Tumbang Nusa. Jarak antara titik api dengan jembatan diperkirakan sekitar 300 meter.

Untuk mencegah api meluas, tim gabungan telah melakukan blokade di sekitar lokasi. Namun, kondisi api belum dapat dinyatakan padam sehingga upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan.

“Belum bisa dikatakan padam. Pasukan daerah masih terus berupaya. Kami juga menyiapkan mobil AWC dan tangki-tangki air apabila api kembali membesar,” jelasnya.

Ratusan Personel Terlibat

Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya. Jumlah personel yang dikerahkan untuk penanganan karhutla di Kabupaten Pulpis saat ini diperkirakan mencapai 200 hingga 300 personel.

Osa mengatakan, dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalteng, BNPB, TNI dan Polri sangat membantu dalam memperkuat penanganan karhutla, terutama di kawasan yang menjadi prioritas.

“Prioritas kita adalah Tumbang Nusa. Kita berharap api yang ada di kawasan ini bisa cepat padam,” katanya.

 

Dinkes Perkuat Perlindungan Kesehatan

Kepala Dinkes Kabupaten Pulpis dr. Ellyana mengatakan, pihaknya menugaskan dua personel untuk bergabung dalam tim penanganan di lapangan.
Dinkes telah menyiapkan rumah oksigen dan memastikan ketersediaan oksigen di fasilitas kesehatan. Sejumlah puskesmas di kecamatan telah dikoordinasikan, sementara rumah sakit juga tetap memberikan pelayanan selama 24 jam.

Dukungan peralatan berupa oxygen concentrator juga telah diterima dan didistribusikan ke fasilitas yang membutuhkan, termasuk wilayah Jabiren. Fasilitas oksigen juga disiapkan di Pustu Garung untuk mempercepat pelayanan masyarakat di wilayah tersebut.

Selain oksigen, Dinkes melakukan distribusi masker melalui Puskesmas. Masker tersebut kemudian disalurkan secara bertahap ke sekolah-sekolah dan masyarakat sesuai wilayah kerja masing-masing.

Dinsos dan PMD Siapkan Dapur Umum

Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Pulpis Yanoadi Setiawan S.STP., M.AP mengatakan, operasional dapur umum tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Pulpis.

“Untuk anggaran dapur umum, langsung dari APBD Kabupaten, Pak,” ujar Yano.
Menurutnya, menu makanan disiapkan secara bervariasi setiap hari agar kebutuhan konsumsi para petugas dan relawan tetap terpenuhi selama menjalankan tugas.

Dinsos dan PMD juga menyiapkan armada khusus untuk mendistribusikan makanan dari dapur umum ke sejumlah lokasi penanganan karhutla.
“Armada dapur umum ada, Pak. Setelah masakan selesai, langsung kita distribusikan ke semua titik,” jelasnya. mye/gie-red

 

-
-
-