-
DPRD PALANGKA RAYA

BUTUH PERHATIAN-SDN 1 Tumbang Rungan Mulai Lapuk Dimakan Rayap

53
×

BUTUH PERHATIAN-SDN 1 Tumbang Rungan Mulai Lapuk Dimakan Rayap

Sebarkan artikel ini
PRIHATIN-Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Arif M. Norkim saat mengunjungi SD Negeri 1 Tumbang Rungan.FOTO HUMAS DPRD PALANGKA RAYA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Ruang belajar semestinya menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa. Namun, kondisi berbeda terlihat di SD Negeri 1 Tumbang Rungan, Kota Palangka Raya. Sebagian bangunan sekolah yang masih berbahan kayu mulai lapuk dan dimakan rayap sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

Kondisi tersebut menjadi sorotan Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim. Ia meminta pemerintah tidak membiarkan kondisi bangunan sekolah berlarut-larut, mengingat fasilitas pendidikan yang layak merupakan bagian penting dalam menunjang proses belajar mengajar.

“Bangunan sekolah yang ada sekarang kondisinya sudah memprihatinkan karena berbahan kayu dan dimakan rayap. Ini tentu perlu mendapat perhatian pemerintah,” kata Arif di Palangka Raya, belum lama ini.

Menurutnya, kondisi fisik bangunan tidak boleh menjadi sumber kekhawatiran bagi siswa saat mengikuti pembelajaran. Sekolah harus mampu memberikan lingkungan yang aman agar peserta didik dapat belajar dengan tenang.

“Jangan sampai kondisi bangunan yang kurang layak membuat siswa belajar dengan rasa penuh khawatir. Mereka harus mendapatkan tempat belajar yang aman dan nyaman,” sebutnya.

Persoalan di Tumbang Rungan, lanjut Arif, tidak hanya berkaitan dengan kondisi bangunan sekolah. Ia juga menyoroti minimnya pembangunan di wilayah tersebut berdasarkan informasi yang diterima dari pihak kelurahan.

Dalam dua tahun terakhir, disebut belum ada hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Kota Palangka Raya maupun hasil reses DPRD yang terealisasi di wilayah Tumbang Rungan.

“Informasi dari pihak kelurahan, selama dua tahun ini belum ada hasil Musrenbang Pemko maupun hasil reses DPRD yang terealisasi di Tumbang Rungan,” ungkapnya.

Arif menilai kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi agar aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui jalur resmi perencanaan pembangunan tidak berhenti sebatas usulan.

Menurutnya, masyarakat telah memiliki ruang untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan melalui Musrenbang maupun reses anggota DPRD. Karena itu, aspirasi yang masuk perlu ditindaklanjuti berdasarkan skala prioritas dan kondisi di lapangan.

Terlebih, kondisi SD Negeri 1 Tumbang Rungan saat ini dinilai membutuhkan penanganan. Perbaikan maupun pembangunan fasilitas sekolah diharapkan dapat menjadi salah satu prioritas pemerintah agar siswa memperoleh sarana pendidikan yang lebih aman dan layak.

“Harapan kami, kondisi SD Negeri 1 Tumbang Rungan ini bisa segera ditindaklanjuti, termasuk usulan pembangunan lainnya dari masyarakat Tumbang Rungan agar benar-benar dapat direalisasikan,” pungkas Arif. nws/fwa-red

 

-
-
-