KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID– Bupati Seruyan Ahmad Selanorwandan menegaskan komitmennya untuk membenahi tata kelola pemerintahan dan menata sumber daya manusia (SDM) aparatur guna mendorong kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Seruyan.
Menurutnya, Seruyan memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Selain memiliki keberagaman adat istiadat yang tetap hidup dalam suasana kebersamaan, posisi geografis Seruyan juga dinilai strategis karena berada di antara dua kabupaten besar serta memiliki wilayah pesisir dan pegunungan.
“Saya melihat seharusnya Kabupaten Seruyan itu dikelola dengan baik. Potensinya luar biasa, adat istiadatnya walaupun beragam, akrab. Kemudian letak geografisnya strategis, diapit dua kabupaten besar, memiliki laut, juga memiliki pegunungan,” ujar Ahmad Selanorwandan.
Ia menilai, potensi tersebut dapat menjadi modal penting bagi Seruyan untuk berkembang apabila dikelola melalui kepemimpinan dan tata pemerintahan yang baik. Karena itu, peningkatan kualitas pengelolaan pemerintahan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Bila diniatkan untuk memimpin dengan baik, maka kabupaten ini akan mampu untuk maju sekaligus mampu menyejahterakan masyarakat. Itu berarti harkat dan martabat masyarakat Kabupaten Seruyan juga naik. Itu tujuan kita,” katanya.
Dalam proses pembenahan tersebut, Bupati menyebut penataan SDM aparatur menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Penataan dilakukan melalui sejumlah langkah, termasuk rotasi, mutasi dan promosi jabatan sesuai kebutuhan organisasi.
Ia menyampaikan bahwa proses tersebut telah beberapa kali dilakukan dan ke depan masih akan ada penataan lebih lanjut untuk memastikan setiap posisi di pemerintahan diisi dengan SDM yang sesuai dengan kebutuhan.
“Pak Sekda tahu persis, Pak Agung, sudah berapa kali kita rotasi, mutasi, promosi. Sebentar lagi ada pergerakan besar lagi,” ungkapnya.
Ahmad Selanorwandan menargetkan dalam kurun waktu dua tahun, penataan SDM di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan dapat semakin terstruktur. Penataan tersebut tidak hanya menyangkut personel, tetapi juga diarahkan pada program, anggaran hingga pelaksanaan kegiatan pemerintahan.
“Saya targetkan dalam dua tahun SDM ini dari posisinya sudah tertata, dari programnya akan kita betul-betul maksimalkan, dari anggarannya betul-betul terarah, terdistribusi dengan baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program pemerintah juga sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan aparatur yang menjalankannya. Karena itu, pelaksanaan program diharapkan dilakukan oleh aparatur yang memiliki kemampuan sekaligus mental kepemimpinan yang mengutamakan pelayanan.
“Dari eksekusi programnya dilakukan oleh orang-orang yang memiliki mental kepemimpinan yang melayani,” tegasnya.zul/jsi-red











