-
Spirit Kalteng

Karhutla Rambah Area Perkantoran Pemkab Seruyan, Sejumlah Kantor Dinas Terbakar

114
×

Karhutla Rambah Area Perkantoran Pemkab Seruyan, Sejumlah Kantor Dinas Terbakar

Sebarkan artikel ini
Teks Foto: Kondisi kantor dan sejumlah lokasi Karhutlah, di area perkantoran Kuala Pembuang. foto istimewa 
-
Teks Foto: Kondisi kantor dan sejumlah lokasi Karhutlah, di area perkantoran Kuala Pembuang. foto istimewa

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID-Kuala Pembuang– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merambah kawasan belakang perkantoran Pemerintah Kabupaten Seruyan, Minggu (18/10/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi di wilayah bergambut tersebut sempat berdampak pada salah satu bangunan kantor dinas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Nomo Koeswoyo mengatakan, pihaknya telah bersiaga sejak malam sebelumnya setelah menerima laporan masyarakat mengenai titik api yang mengarah dari kawasan Desa Sungai Undang.
“Dari tadi malam kami sudah siaga sesuai laporan masyarakat. Api mengarah dari Desa Sungai Undang, dan wilayah yang terbakar merupakan lahan gambut,” ujarnya.
Penanganan kebakaran dilakukan menggunakan tiga unit armada, yakni dua mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil slip on. Petugas mulai melakukan penanganan sekitar pukul 09.30 WIB, sampai dengan jam 16.08 masih melakukan penangana.
Sejumlah kantor yang berada di sekitar lokasi kebakaran antara lain PUPR, Disnaker, Dinas Perikanan, Bapperida, Inspektorat, DKPP, serta KPU Kabupaten Seruyan. Dari sejumlah bangunan tersebut, kantor Disnaker menjadi salah satu yang terdampak karena bagian dinding dan plafonnya terkena dampak kebakaran. Di atas bagian plafon tersebut diketahui terdapat sarang burung.
Nomo menyampaikan, proses penanganan relatif terbantu oleh ketersediaan sumber air di sekitar kawasan perkantoran. Sejumlah embung yang berada di tiap area dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air selama pemadaman.
“Alhamdulillah, kendala tidak terlalu banyak karena di setiap area terdapat embung dengan pasokan air yang cukup memadai,” jelasnya.
Peristiwa tersebut turut menjadi perhatian jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan. Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga sejumlah kepala perangkat daerah ikut memantau kondisi di lapangan mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan gedung perkantoran mereka.
Sebagai langkah antisipasi, Nomo menyarankan agar setiap perangkat daerah memiliki peralatan pemadaman awal, seperti mesin pompa air atau katok beserta selang. Ketersediaan peralatan tersebut dinilai penting untuk mempercepat penanganan apabila api kembali mendekati kawasan perkantoran.
“Setiap dinas sebaiknya memiliki mesin pompa air dan selang agar bisa melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran di sekitar kantor. Penanganan kali ini juga Alhamdulillah berkas kolaborasi kita dengan pihak BPBD Seruyan, kejadian ini dapat di tangani dengan cepat” pungkasnya.
-
-
-