-
Spirit Kalteng

PLN Perkuat Mitigasi Karhutla dan Banjir di Kalampangan, Salurkan Peralatan Kesiapsiagaan

58
×

PLN Perkuat Mitigasi Karhutla dan Banjir di Kalampangan, Salurkan Peralatan Kesiapsiagaan

Sebarkan artikel ini
PT PLN (Persero) terus memperkuat peran masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla dan banjir melalui Program TJSL PLN Peduli. Sosialisasi dan Edukasi Program Siaga Bencana Karhutla dan Banjir Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Kalampangan yang dilaksanakan di Koperasi Desa (Kopdes) Kalampangan, Kamis (29/10/2026). FOTO HUMAS PLN
-
PT PLN (Persero) terus memperkuat peran masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla dan banjir melalui Program TJSL PLN Peduli. Sosialisasi dan Edukasi Program Siaga Bencana Karhutla dan Banjir Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Kalampangan yang dilaksanakan di Koperasi Desa (Kopdes) Kalampangan, Kamis (29/10/2026). FOTO HUMAS PLN

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – PT PLN (Persero) terus memperkuat peran masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Siaga Bencana Karhutla dan Banjir Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Kalampangan yang dilaksanakan di Koperasi Desa (Kopdes) Kalampangan, Kamis (29/10/2026).

Melalui program ini, PLN Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangka Raya menyalurkan sejumlah sarana dan peralatan untuk mendukung kesiapsiagaan serta penanganan bencana di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya.

PT PLN (Persero) terus memperkuat peran masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla dan banjir melalui Program TJSL PLN Peduli. Sosialisasi dan Edukasi Program Siaga Bencana Karhutla dan Banjir Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Kalampangan yang dilaksanakan di Koperasi Desa (Kopdes) Kalampangan, Kamis (29/10/2026). FOTO HUMAS PLN

Bantuan yang diberikan meliputi sarana pencegahan bencana, peta kesiapsiagaan, rambu evakuasi, perlengkapan posko, peralatan dapur darurat, perahu evakuasi, jaket pelampung, alat pelindung diri (APD), alat komunikasi, tandu darurat, serta dukungan peralatan sumur bor.

Manager PLN UPT Palangka Raya, Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi dua ancaman bencana yang kerap terjadi di wilayah Kalampangan, yakni karhutla saat musim kemarau dan banjir ketika curah hujan meningkat.

Menurutnya, dukungan peralatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Peralatan sumur bor diharapkan dapat mendukung upaya penyediaan sumber air di lokasi rawan kebakaran, sedangkan perahu evakuasi dan perlengkapannya dapat membantu proses evakuasi ketika banjir terjadi.

PT PLN (Persero) terus memperkuat peran masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla dan banjir melalui Program TJSL PLN Peduli. Sosialisasi dan Edukasi Program Siaga Bencana Karhutla dan Banjir Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Kalampangan yang dilaksanakan di Koperasi Desa (Kopdes) Kalampangan, Kamis (29/10/2026). FOTO HUMAS PLN

PLN juga memberikan dukungan berupa perlengkapan dapur darurat agar kebutuhan konsumsi dapat dikelola saat penanganan bencana berlangsung. Dengan demikian, masyarakat dapat berbagi peran dalam mendukung proses mitigasi dan tanggap darurat.

Selain membantu kesiapsiagaan masyarakat, program ini juga berkaitan dengan upaya menjaga keandalan penyaluran listrik. Pasalnya, wilayah Kalampangan dilintasi sekitar 20 menara transmisi, sehingga kondisi lingkungan di sekitar jalur transmisi, termasuk potensi kebakaran lahan, perlu mendapat perhatian bersama.

Melalui program TJSL ini, PLN berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dapat semakin kuat, baik dalam mengurangi risiko bencana maupun menjaga infrastruktur ketenagalistrikan yang menopang pasokan listrik di Kalimantan Tengah.

Camat Sebangau, Teguh Margiono, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN. Ia menjelaskan, karakteristik wilayah Kalampangan yang didominasi lahan gambut membuat masyarakat menghadapi risiko karhutla pada musim kemarau, sekaligus potensi banjir ketika musim hujan.

PT PLN (Persero) terus memperkuat peran masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla dan banjir melalui Program TJSL PLN Peduli. Sosialisasi dan Edukasi Program Siaga Bencana Karhutla dan Banjir Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Kalampangan yang dilaksanakan di Koperasi Desa (Kopdes) Kalampangan, Kamis (29/10/2026). FOTO HUMAS PLN

Menurutnya, bantuan peralatan tersebut dapat mendukung kesiapan TSAK Kalampangan dalam membantu penanganan bencana, termasuk memberikan pertolongan dan melakukan evakuasi masyarakat apabila diperlukan.

Apresiasi juga disampaikan Analis Kebencanaan Ahli Madya BPBD Kota Palangka Raya, Alfi Isnawaty. Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.

BPBD Kota Palangka Raya turut melakukan pendampingan melalui sosialisasi, penyusunan prosedur operasional standar (SOP) peringatan dini dan tanggap darurat, serta penguatan kesiapan dapur umum. Pemantauan ketinggian air saat hujan lebat juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi banjir.

Sementara itu, Lurah Kalampangan, Yunita Martina, menyampaikan terima kasih atas dukungan PLN yang dinilai membantu meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh TSAK dan masyarakat, sehingga upaya pencegahan, penanganan, serta evakuasi dapat dilakukan dengan lebih terarah ketika bencana terjadi.

Program ini sekaligus mendorong penguatan Kalampangan menuju kelurahan tangguh bencana. Dengan dukungan sarana, pelatihan, prosedur penanganan, dan keterlibatan masyarakat, kesiapsiagaan diharapkan tidak hanya bergantung pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga dibangun melalui langkah pencegahan sejak dini.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara PLN, pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat, upaya menghadapi karhutla dan banjir di Kalampangan diharapkan semakin terkoordinasi, sekaligus mendukung keselamatan warga dan keandalan pasokan listrik di Kalimantan Tengah.rls/red

 

-
-
-