PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah H Heriansyah menemukan truk pengangkut log melewati ruas jalan provinsi yang menghubungkan Tumbang Kalang-Tumbang Sangai-Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur. Padahal, ruas jalan tersebut saat ini sedang dalam tahap perbaikan dan peningkatan melalui program multiyears.
Menurutnya, ruas jalan itu ditangani sejak awal 2018 lalu, tujuannya memberikan kenyamanan untuk masyarakat dalam berkendara. Namun di lapangan saat ini, masyarakat yang melalui jalan tersebut harus was-was karena selain padat angkutan perusahaan besar swasta (PBS) perkebunan kelapa sawit, juga dipadati angkutan truk log.
“Multiyears 2018 tidak dirasakan masyarakat, padahal dengan dana Rp72,3 miliar lebih. Ini ruas Tumbang Sangai-Telaga Antang-Antang Kalang, Kabupaten Kotim,” kata Heriansyah kepada Tabengan, Rabu (19/12).
Dia mengaku kecewa terhadap pengawasan yang dilakukan instansi terkait, baik dari Dinas Kehutanan (Dishut) maupun pihak keamanan dari Polda Kalteng.
“Ini sangat berbahaya. Masyarakat terancam keselamatannya di jalan,” tegas legislator dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.
Dijelaskan, memang kayu-kayu yang diangkut tersebut ada tok barcorde-nya, tetapi seharusnya jangan sampai menggunakan jalan negara karena sangat berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Karena jalan yang mereka lalui tidak pada tempatnya, jalan negara dilalui oleh pengusaha bidang kehutanan. Apabila tidak ditindak oleh aparat terkait, masyarakat di sana akan bertindak sendiri,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, kata dia, kayu tersebut antara izin kayu IPK tidak sesuai dengan lokasi yang ditebang. “Saya berharap bapak Gubernur Sugianto Sabran segera bertindak, terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru ini. Kasihan ruas jalan tersebut nantinya rusak, padahal saat ini sedang ditangani dengan anggaran yang besar,” pungkasnya. sgh











