-
Palangka Raya

Guru dan Orang Tua Wajib Cegah Anak Jadi Perokok Aktif

58
×

Guru dan Orang Tua Wajib Cegah Anak Jadi Perokok Aktif

Sebarkan artikel ini
Wahid Yusuf
Wahid Yusuf
-

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Pusat Kajian Gizi Regional (PKGR) Universitas Indonesia (UI), Grace Wangge melakukan riset, dan hasilnya sebanyak 32,1 persen anak-anak berusia 10-18 tahun di Indonesia, dinyatakan ketagihan menghisap rokok.

Melihat data tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf menilai, sudah saatnya kasus seperti ini mendapat perhatian serius. Karena paparan asap perokok aktif maupun pasif, berdampak pada kesehatan.

Untuk itu, Wahid mendorong pihak sekolah melakukan pengawasan ekstra kepada para siswa, terutama terhadap murid laki-laki.

“Memang awalnya hanya didasari dengan mencoba-coba, selanjutnya terbawa oleh suasana lingkungan sekitar, kemudian menjadi kebiasaan. Sangat disayangkan usia terbilang muda sudah harus menjadi seorang pecandu rokok. Untuk itu saya meminta agar di sekolah para siswa diberi pengawasan yang ekstra agar tidak salah jalur dalam menempuh pergaulan yang akan berdampak pada kesehatan jasmani,” katanya, Selasa (10/3).

Wahid juga mengingatkan, pendidik atau guru layaknya orang tua anak di sekolah. Sehingga peran dan pengawasan dari para guru juga berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak didik di sekolah.

Terlebih mengingat, anak didik, terutama usia remaja memiliki rasa penasaran yang tinggi, terutama untuk mencoba hal yang baru.

“Tentu peran orang tua juga tidak lepas untuk melakukan pengawasan terhadap anaknya. Artinya, semua harus saling bersinergi, guru dan orang tua selalu melakukan monitoring terhadap kegiatan yang dilakukan anak. Diantaranya memantau pergaulannya, lingkungannya, dan aktivitas yang dikerjakan sehari-harinya sang anak,” tutur Politisi Partai Golkar ini.

Ia juga meminta guru dan orang tua bisa membimbing pengembangan karakter anak agar terbentuk dengan baik dan sesuai harapan.

“Mari menjaga aktivitas dan kesehatan anak, karena merekalah calon penerus bangsa kedepannya. Lakukan pengawasan dengan semaksimal mungkin agar mereka tidak salah dalam mengambil langkah dalam pergaulan. Kita dorong mereka agar menjadi anak-anak yang sehat serta menjadi SDM yang unggul serta berguna bagi nusa dan bangsanya,” harap Wahid. rgb

-
-
-