-
Kotawaringin Barat

Tes SKB CPNS Ditunda

26
×

Tes SKB CPNS Ditunda

Sebarkan artikel ini
-

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memutuskan untuk menunda pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dalam rangkaian Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kota Palangka Raya.

Hal itu disampaikan Kepala BKPSDM Palangka Raya Sabirin Muhtar, Kamis (19/3), setelah pihaknya menerima surat edaran KemenPAN-RB terkait penundaan pelaksanaan tes tersebut, belum lama ini.

“Benar, pemerintah secara resmi menetapkan penundaan pelaksanaan SKB CPNS Formasi Tahun 2019,” katanya saat dikonfirmasi Tabengan.

Agenda SKB yang rencananya berlangsung mulai 25 Maret, sementara ditunda sampai ada kebijakan lebih lanjut oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan keputusan penundaan ini dilatarbelakangi oleh situasi wabah virus Covid-19 yang sudah ditetapkan sebagai bencana nasional.

Sedangkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), menurut Sabirin, akan diumumkan BKPSDM sesuai jadwal yang telah ditetapkan 22-23 Maret 2020, melalui portal resmi penerimaan CPNS pada instansinya.

“Bagi pelamar yang dinyatakan lulus dan lanjut ke SKB pada pengumuman hasil SKD, agar tetap memantau website bkpsdm.palangkaraya.go.id, sembari menunggu keputusan pelaksanaan SKB yang akan diinformasikan kemudian,” ujarnya.

Keputusan ini, lanjut dia, disampaikan Panselnas melalui Surat MenPAN-RB Nomor B/318/M.SM.01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020 perihal penundaan Jadwal SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019, dengan merujuk pada PermenPANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019. Juga Surat Kepala BKN Nomor K 26-30/V 205-4/99 tentang Jadwal Pelaksanaan Seleksi Penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019.

“Sedangkan untuk instansi pusat dan daerah yang telah menentukan jadwal pelaksanaan SKB, termasuk penyiapan penyelenggaraan SKB, telah diarahkan oleh pemerintah pusat kepada kami untuk terus berkoordinasi dengan BKN sampai wabah ini mereda dan keadaan sudah dinyatakan kondusif seperti sedia kala,” jelas Sabirin. rgb

-
-
-