Palangka Raya

300 Pengusaha Walet Belum Bayar Pajak

23
×

300 Pengusaha Walet Belum Bayar Pajak

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya Aratuni D Djaban

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id- Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya Aratuni D Djaban mengungkapkan, dari 700 lebih bangunan sarang walet di kota setempat, pengusaha walet yang taat membayar wajib pajaknya baru berkisar di angka 400 saja.
“Target dan capaian pajak kita terus meningkat setiap tahunnya. Meskipun memang dari jumlah yang ada, belum semua membayar kewajiban pajaknya kepada daerah,” ujar Aratuni saat ditemui, Kamis (24/2).
Meskipun demikian, ia menilai dalam beberapa tahun terakhir ada tren positif yang menunjukkan adanya peningkatan pendapatan dari sektor sarang walet tersebut.
Keberhasilan pendapatan dari pajak walet, menurutnya tidak bisa diukur dengan seberapa besar kesadaran pengusaha walet dalam membayar pajak. Namun, sementara hanya bisa diukur dari jumlah realisasi capaian dan target pendapatan sektor tersebut dalam setiap tahunnya.
“Bisa diukur dari tahun 2019, pendapatan hanya sekitar Rp120 juta. Kemudian pada tahun 2020 ada peningkatan hingga mencapai Rp162 juta. Sedangkan di tahun 2021 lalu, justru meningkat menjadi Rp413 juta lebih,” bebernya.
Sedangkan untuk pendapatan pajak sarang walet di tahun 2022, pihaknya menargetkan naik dari sebelumnya. Karena itu, pemilik walet yang sudah menghasilkan diharapkan Aratuni bisa dengan kesadarannya untuk membayar kewajiban pajaknya.
“Saat ini masih kisaran 52 persen pemilik sarang walet yang sudah membayarkan pajaknya. Sisanya kurang lebih 48 persen pemilik sarang walet belum membayarkan pajak,” bebernya.
BPPRD, lanjut Aratuni, sudah melakukan sosialisasi baik secara persuasif, langsung ataupun melalui selebaran dan media sosial, agar pemilik walet mengerti dan taat membayar pajak.
“Semoga target pajak sarang walet ini bisa tercapai. Karena dengan membayar pajak mereka sudah membantu pembangunan daerah,” pungkasnya. rgb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *