+Jhon Retei: Demokrat Partai Besar dan Mapan
PALANGKA RAYA/tabengan.co.id- Mundurnya Ketua DPD Demokrat Kalteng H Nadalsyah, mendapat berbagai sorotan dari sejumlah unsur. Salah satunya dari pengamat politik Kalteng Jhon Retei yang menilai, adanya statement pengunduran diri Nadalsyah tersebut, saat ini bisa dikatakan sebagai pernyataan secara umum.
Namun sahnya pengunduran diri itu, tentunya diperkuat dengan dokumen formal, yang dikeluarkan oleh DPP. “Pengunduran diri dalam suatu organisasi, partai dan lainnya itu biasa serta merupakan dinamika yang kerap terjadi, karena bisa jadi dilatarbelakangi berbagai hal baik internal partai dan sebagainya,” ujarnya ketika dikonfirmasi Tabengan, Rabu (9/3).
Terkait itu dirinya menilai pengunduran diri itu, bukan sebuah persoalan bagi Partai sekelas Demokrat. Intinya memiliki kemapanan hingga banyak suara yang ada di parlemen, yang mana dapat dikatakan Demokrat adalah partai kelas menengah atas. Perubahan kepemimpinan dalam partai itu, tidak jadi masalah.
Apalagi saat ini partai-partai yang ada, benar-benar berbenah diri dalam penataan berbagai tingkat, dalam menghadapi pemilu 2024. Ketika terjadi pengunduran diri kepemimpinan pada tingkat daerah, hal itu bukan sebuah masalah bagi Demokrat. Karena partai berkategorikelas menengah keatas seperti itu, tidak akan kehabisan stok kader-kader terbaik.
“Apalagi kalau pengunduran diri itu telah disampaikan ke publik, tentunya partai itu bagaimanapun harus tetap berjalan. Dan jenjang partai diberbagai tingkat akan memperjuang sendiri, khususnya banyak kader potensial yang bisa menggantikan Nadalsyah kedepan,” jelasnya.
Sementara itu ketika disinggung bagaimana nasib Nadalsyah kedepan, Jhon mengakui Bupati Barito Utara itu memiliki potensi yang baik. Tentunya bagus dari aspek sosial, ekonomi serta kapasitas sebagai seorang kepala daerah dua periode. Namun yang mesti diingat juga, Barut sendiri masuk dalam lingkup pihak yang jabatannya akan berakhir pada 2023 mendatang.
“Jenjang waktu satu tahun juga jadi persoalan, apalagi nanti ketika ada Pj Bupati yang menjabat. Intinya dalam kontestasi pilkada, semua jejaring jelas akan dikerahkan termasuk birokrasi dan sebagainya,” pungkasnya.drn











