
MOTIVASI – Anggota DPD RI Dapil Kalteng, Agustin Teras Narang, bertemu secara langsung dengan organisasi gerakan pemuda yang tergabung dalam HMI, baru-baru ini di Palangka Raya.
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Senator Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustin Teras Narang, melanjutkan reses dengan menemui anak muda yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI). Apa yang dilakukan ini semata untuk kembali mengingatkan tantangan yang akan dihadapi ke depan akan semakin berat. Dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk dapat bersaing.
Teras Narang mengatakan, sekarang ini sudah tidak ada lagi batasan, terbukanya semua pintu membuat kita semua mau tidak mau harus turut mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan itu. Peningkatan kualitas SDM hanyalah bagian dari banyaknya hal yang harus disiapkan, khususnya dalam menyambut bonus demografi.
Bertemu dengan mahasiswa yang tergabung dalam HMI, jelas Gubernur Kalteng Periode 2005-2015 ini, ada sejumlah hal yang disampaikan dan membutuhkan pengawalan dari seluruh pihak, termasuk HMI. HMI adalah bagian dari gerakan mahasiswa yang melahirkan banyak pemimpin bangsa dan intelektual ternama.
“Bertemu dengan sahabat di HMI, diawali dengan penjelasan perubahan posisi di alat kelengkapan DPD RI. Dari sebelumnya berada di Komite I DPD RI, sekarang berada di Komite II DPD RI, di mana salah satunya berkaitan dengan pengelolaan dan konservasi sumber daya alam. Saya harap program kerja dan kaderisasi yang dilakukan menghasilkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berbasis potensi pengembangan daerah,” kata Teras Narang, saat menyampaikan komentarnya terkait pertemuan dengan HMI di Palangka Raya, Selasa (25/10).
Menurut Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng ini, datangnya Bonus Demografi 2035 yang meningkatkan komposisi generasi muda dalam demografi kita, diharapkan generasi muda akan mulai jeli, dan terlibat dalam optimalisasi potensi daerah, khususnya di sektor perikanan.
Generasi muda dan teman-teman di HMI serta organ gerakan Cipayung lain untuk dipersiapkan, dan mempersiapkan diri menghadapi Bonus Demografi ini. Mengarusutamakan semangat kewirausahaan agar angkatan muda ini dapat memiliki kemandirian menciptakan lapangan kerja, alih-alih menunggu peluang kerja yang tak selalu terbuka lebar.
Terkhusus dari pertemuan, dan tour ke sejumlah organisasi gerakan mahasiswa, ungkap Teras Narang, seperti PMII, KMHDI, PMKRI, GMNI, HMI, dan komunitas pemuda lain selama masa reses, harapan besar ada perhatian dari pemerintah daerah. Pemerintah daerah, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota didorong agar mendesain serta menyiapkan program kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan ini. Supaya ada upaya akselerasi percepatan pembangunan sumber daya manusia yang memperkuat kesiapan kita menyambut bonus demografi. ded











