Sama halnya dengan pelaksanaan tahun lalu, Festival Babukung sengaja dipusatkan di halaman Pasar Induk Nanga. Pemilihan lokasi di Pasar Induk Nanga Bulik merupakan upaya menumbuhkan serta penyelamatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari dampak pendemi Covid-19 dan laju inflasi yang kini tengah dihadapi hampir seluruh daerah di Indonesia.
“Di lokasi ini, ekonomi masyarakat akan tergerak, termasuk pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan,” jelasnya.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, sambung dia lagi, sendi-sendi ekonomi bisa menggeliat kembali dan tidak kalah penting ialah memperkenalkan sektor wisata.
Usai membuka Festival Budaya Babukung Tahun 2022, Bupati Lamandau juga melepas Karnaval Babukung. Berbagai jenis Bukung ditampilkan, seperti Bukung Hantu, Bukung Burung, Bukung Naga, Bukung Belanda dan lainnya. c-kar











