PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Palangka Raya melakukan wawancara kandidat nominasi Paritrana Award tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2022, Kamis (9/2). Memasuki tahun ke-6, Paritrana Award merupakan penghargaan yang diinisiasi oleh Kemenko PMK RI yang diberikan kepada pemerintah daerah dan badan usaha (perusahaan) atas dukungan terhadap implementasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penyeleksian Nominator yang dilaksanakan di VIP Room, Hotel Bahalap, Palangka Raya terdapat beberapa kandidat, antara lain Kategori Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Untuk Kota Palangka Raya dihadiri Ibu wakil Wali Kota Umi Mastikah yang didampingi Sekretaris Daerah, Sedangkan untuk Kabupaten Kotawaringin Timur dihadiri Kepala Disnakertrans Fuad Sidiq didampingi Kabid Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja dan Kabupaten Pulang Pisau dihadiri Reliasi Staf Ahli Bupati didampingi Staff Pemerintahan Kabupaten Pulang Pisau.
Selain itu juga dihadiri pimpinan perusahaan pada kategori kategori badan usaha skala besar, kategori badan usaha skala menengah, dan kategori badan usaha layanan publik yang masuk dalam nominasi Paritrana Award 2022. Sejumlah kandidat penerima paritrana award terbagi menjadi 7 kategori dengan total 21 nominator. Pertama, di Sektor Keuangan, Perdagangan dan Jasa yakni Bank Kalteng, Jamkrida, dan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Kemudian di sektor manufaktur, pertimbangan dan migas yakni PT Indo Muro Kencana, PT Riung Mitra Lestari Site Mutu, PT Samudra Mas.
Lalu di kategori pemerintah kabupaten atau kota terbaik, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Pulang Pisau.
Selanjutnya di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan yakni PT Antang Ganda Utama divisi kebun, PT Kapuas Maju Jaya, dan PT Hutan Sawit Lestari. Di kategori usaha sektor layanan publik terbaik yakni PT Fortuna Griya Medika, PT Saritama Mandiri Zamrud, dan PDAM Palangka Raya.
Di kategori perusahaan skala menengah terbaik, tiga nominator yakni PT Graha Beton, Budi Distrindo Nusa, dan PT Sapta Karya Damai. Dan terakhir di kategori usaha kecil mikro terbaik yakni About Something Coffe, Pizza Buah Gurih, dan Shopping Mania.
Sementara itu hadir sebagai Panitia Paritrana Award Tingkat Provinsi, diantaranya Asisten Deputi BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Anis Fakhrurrozi, Kepala Disnakertrans Provinsi Kalteng Farid Wajdi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya Andi Jarin, Asosiasi Pengusaha Indonesia Provinsi Kalteng Frans M, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Provinsi Kalteng Nasarie dan Sonya Indah, Akademisi Universitas Palangka Raya, Riamona Sademan, Agus Mulyawan, dan Dhanu Pitoyo.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah mengaku terkejut Pemerintah Kota Palangka Raya masuk nominator Paritrana Award 2022. Namun demikian pihaknya tetap fokus mengoptimalisasi tenaga kerja agar bisa terlindungi.
“Fokus kita adalah bagaimana mengoptimalikan bagaimana tenaga kerja bisa terlindungi, dan mendapatkan hak-haknya, Kita tau Palangka Raya merupakan tempat persinggahan dan tempat kedatangan orang banyak dan pencari kerja dan sebagainya,
Kami senang dengan adanya program Paritrana Award ini, semoga menjadi semangat bersama SOPD di wilayah Palangka Raya, untuk melakukan yang terbaik bagi tenaga kerja yang ada di Kota Palangka Raya,” imbuhnya
Sementara itu Andika Candra selaku Kepala Bidang Kepesertaan atau yang mewakili Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya mengatakan kegiatan Paritrana Award adalah dalam rangka mewujudkan universal coverage perlindungan jaminan sosial ketenegakerjaan untuk menuju keadilan dan kesejahteraan sosial bagi para pekerja, khususnya pekerja di wilayah Kalimantan Tengah.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah mengucapkan terima kasih untuk Paritrana Award yang digelar BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek). Disebutkan Umi bahwa Paritrana Award sebagai ajang untuk bersaing dalam hal-hal yang baik bersama, dalam melaksanakan perlindungan tenaga kerja akuntabel dan terimakasih kepada BPJS ketenagakerjaan.
“Saya bersama sekda dan kadis tenaga kerja merasa terbantu dengan adanya BPJS ketenagakerjaan,” bebernya.
Ketenagakerjaan ini menjadi fokus karena kita sudah kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan di dalam melindungi tenaga kerja.
“Tapi untuk award ini, adalah reward yang tidak kami sangka-sangka dapat nominator ini. Sebenarnya fokus kita adalah bagaimana mengoptimalisasi agar tenaga kerja kita bisa terlindungi, bisa mendapatkan hak-haknya,” ujar Umi.
Di tempat yang sama Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahaeni mengatakan bahwa secara teknis pemerintah dan instansi lainnya perlu berkolaborasi dengan BPJS tenaga kerja. Karena pentingnya manfaat BPJS tenaga kerja.
“Kami mohon dipandu agar bisa meningkatkan jumlah kepesertaan dan dari waktu ke waktu. Karena kami sudah tahu manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.
Selajutnya, Dirut Jamkrida Kalteng, Eko Multazam juga mengatakan hal serupa. Sebagai salah satu nominator Paritrana Award yang digelar BPJamsostek, Eko mengatakan award ini untuk mendukung gerakan nasional perlindungan terhadap masyarakat pekerja.
“Kita sekarang sedang mengarah kepada mitra-mitra kerja, kami disini lebih terfokus pada UMKM,” ujarnya.
Eko berharap, masyarakat tidak hanya bekerja tetapi mereka juga merasa terlindungi. “Kita bekerja, kita juga punya keamanan. Kita semua kepingin award, tetapi kita juga ada skala prioritas. Tentunya siapasih yang gak mau dilindungi. Mudah-mudahan kita semua bisa bergotong royong dan berkontribusi kepada masyarakat,” tukasnya. dsn











