SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Ratusan massa dari para sopir yang tergabung dalam dua aliansi sopir khusus material menggelar aksi demo di depan kantor DPRD Kotim, Rabu (8/3) pagi.
Kegiatan unjuk rasa yang dikemas dalam aksi damai tersebut dilakukan buntut dari dihentikannya aktivitas galian C yang selama ini menjadi tempat mata pencaharian para sopir tersebut.
“Sudah 15 hari kami tidak bekerja, bagaimana nasib anak istri kami. Saya harap pemirintah segera mengatasi masalah ini segera mungkin,” kata Mahmud Dirham, massa dari aksi.
Menanggapi hal tersebut, pihak DPRD Kotim mempersilakan sejumlah perwakilan dari masa aksi untuk melakukan rapat dengar pendapat bersama.
Usai rapat dengan dewan, Penanggung Jawab aksi, Joko, mengaku bahwa hasil rapat yang dilakukan belum memuaskan mereka. Pasalnya, keputusan dewan tidak seluruhnya menguntungkan para sopir.
“Yang dibuka aktivitas galian C hanya yang memiliki izin saja. Sementara yang hanya memiliki izin sedikit. Sisanya kami disuruh menunggu terpaksa yang harusnya bisa bekerja besok, jadi tertunda. Kami akan tagih janji mereka agar masalah ini selesai, ” kata Joko. c-prs











