-
Spirit Kalteng

PASCA NAPI KABUR-Lapas Palangka Raya Perketat Pengawasan

25
×

PASCA NAPI KABUR-Lapas Palangka Raya Perketat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA DIPERKETAT- Kalapas Palangka Raya Chandran Lestyono memimpin rapat evaluasi pengamanan terhadap jajaran. 
-

PALANGKA RAYA /TABENGAN.CO.ID- Evaluasi pengamanan dilakukan Lapas Kelas IIA Palangka Raya pasca kaburnya empat narapidana pada Jumat (3/3) lalu. Peningkatan pengamanan dilakukan untuk mencegah kembali terjadinya aksi pelarian oleh narapidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya Chandran Lestyono mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan, yakni mengingatkan para petugas untuk tidak lalai dan lengah untuk yang kedua kalinya.

“Pastinya kita evaluasi kejadian seperti kemarin, kita mengingatkan kembali untuk regu pengamanan di titik rawan mana yang memang harus dipantau lebih maksimal,” katanya, Kamis (9/3).

Evaluasi dilakukan dengan menempatkan regu-regu pengamanan di jalur yang dinilai rawan untuk dilakukan pemantauan dan kontrol keliling. Pihaknya juga gencar melakukan pemeriksaan sejumlah sarana dan prasarana (Sarpras) di dalam Lapas, agar dapat digunakan dengan baik.

“Saya juga tekankan kepada personel, untuk dapat segera mengkomunikasikan segala hal yang terjadi, baik itu hasil patroli maupun adanya suatu keributan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Chandran, pihaknya juga membangun komunikasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), agar para napi tidak melakukan hal-hal yang akan merugikan para napi.

“Kita terus sosialisasikan dengan mereka (WBP), untuk hal-hal yang negatif tolong jangan dilakukan karena akan merugikan yang bersangkutan itu sendiri,” ujarnya.

Sementara, pada saat disinggung terkait apakah para napi yang telah berhasil diringkus kembali akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Chandran mengatakan, jika hal tersebut memerlukan proses.

“Kita komunikasikan ke Kantor Wilayah Kemenkumham Kalteng, karena kan harus kita usulkan dahulu prosesnya. Mereka (WBP) kan harus menjalani hukuman atas aksi kriminal yang mereka lakukan dahulu,” pungkasnya. fwa

-
-
-