+Korban Keracunan Bertambah Menjadi 84 Orang
SAMPIT/TABENGAN.CO.ID -Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi menyampaikan jika hasil pemeriksaan laboratorium daerah setempat terhadap sampel kue ipau dinyatakan positif mengandung bakteri E Coli dan Salmonella.
“Bakteri E Coli dan Salmonella mencemari makanan tersebut dalam jumlah cukup banyak. Hal tu yang menyebabkan keracunan makanan,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya Senin (3/4).
Dijelaskan Umar bakteri tersebut terdapat pada sampel kue ipau yang diteliti, yakni bahan daging dan sayurannya. Kemungkinan hal tersebut menurutnya, dikarenakan penyimpanan bahan baku yang kurang baik atau sudah lama ditempat penyimpanan, sehingga bakteri telah berkembang biak. Ditambah lagi kemungkinan higienitas yang kurang saat proses pengolahan pangan tersebut. Ataupun pengolahan makanan yang kurang matang.
Diungkapkannya bahwa tim BBPOM Palangka Raya juga telah mengambil sampel kue tersebut. Diperkirakan untuk hasil pemeriksaan BBPOM akan keluar pada 1-2 minggu kedepan.
Selain itu untuk jumlah korban keracunan makanan kue ipau tersebut kembali bertambah. Tercatat hingga saat ini ada 84 orang korban yang terdiri dari 33 orang laki-laki dan 51 orang perempuan. Dengan rentang usia untuk kurang dari 5 tahun sebanyak 5 orang diatas 5 tahun 66 orang dan usia lansia 13 orang.
“Sementara yang dirawat di rumah sakit dr Murjani 25 orang , saat ini ada 11 orang dirawat kondisinya bagus, selain itu 21 orang di rawat di puskesmas dan sisanya berobat mandiri,” terangnya.
Untuk pedagang sendiri, menurut Umar, pihaknya sesuai kewenangan memberikan pembinaan dan edukasi terkait pentingnya hiegienitasi dalam mengolah pangan. Serta dirinya mengimbau agar masyarakat dapat lebih teliti dan hati-hati dalam membeli produk pangan. c-may





