Teks foto
Kanwil DJPb Kalteng Hari Utomo bersama Wabup Kotawaringin Timur didampingi tamu undangan ketika membuka kegiatan.
SAMPIT/TABENGAN.CO.ID– Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah selaku Perwakilan Kementerian Keuangan Prov. Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan UMKM Expo Kemenkeu Satu di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sampit dengan tema “Kemenkeu Satu Hadir Untuk UMKM di Daerah”.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian agenda Pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan di wilayah Kalimantan Tengah.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati S.Pd didampingi oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah, Hari Utomo. Acara pembukaan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Forkopimda, Pimpinan SKPD, dan pimpinan unit vertikal di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.
UMKM memiliki peranan yang penting dan strategis untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia, khususnya pada periode krisis sebagaimana Covid-19. Dengan jumlahnya mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto juga mencapai 60,5%, dan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional.
Dengan perannya yang sangat penting ini, pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus pemerintah dan telah tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 untuk menguatkan kewirausahaan dan UMKM dengan area prioritas pengembangan sumber daya manusia, peningkatan akses ke jasa keuangan, meningkatkan nilai tambah produk, dan deregulasi peraturan dan kebijakan untuk mendukung UMKM.
Selanjutnya, latar belakang pelaksanaan di Sampit salah satunya adalah status Kotawaringin Timur yang merupakan salah satu barometer perekonomian di wilayah Kalimantan Tengah yang mempunyai potensi UMKM yang cukup besar, selain Kota Palangkaraya, Kapuas, dan Kotawaringin Barat.
Kegiatan UMKM Expo ini diikuti oleh 20 UMKM yang merupakan mitra berbagai pihak di Kotawaringin Timur, antara lain KPPN Sampit, KPP Pratama Sampit, KPPBC Sampit, Dinas Koperasi dan UKM, BRI, dan PNM.
Adapun produk yang ditawarkan UMKM juga cukup beragam, diantaranya produk kuliner (seperti aneka makanan kering, kripik kelakai, olehan ikan, jamu, dsb), kerajinan, kain, maupun aksesoris lainnya. Berbagai layanan keuangan dan kesehatan juga ikut menyemarakkan kegiatan ini, seperti layanan BPJS, perbankan, pegadaian, dan sebagainya
Sebagai informasi kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan, seperti lomba mewarnai anak, Diseminasi Kajian Fiskal Regional Kalteng, dan Focus Group Discussion Pengelolaan Keuangan Daerah.
Pada akhirnya, kegiatan UMKM Expo Kemenkeu Satu diharapkan dapat meningkatkan sinergi Kemenkeu Satu di wilayah Kalteng, khususnya Kotawaringin Timur, dengan berbagai instansi pemerintah daerah dan swasta, serta tentunya diharapkan mampu membantu peningkatan pemasaran dan hasil penjualan produk UMKM di wilayah Kotawaringin Timur.
Karakteristik kewirausahaan UMKM juga berperan penting dalam menekan angka pengangguran, menyediakan lapangan kerja, mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun karakter bangsa yang mandiri.
Diharapkan kegiatan UMKM Expo Kemenkeu dapat membantu mewujudkan harapan kita bersama untuk bergotong mendorong pengembangan UMKM Kalimantan Tengah, khususnya Kotawaringin Timur, serta mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang semakin BERKAH.ist/***











