PEMKAB KOTIM

Warga Sampit Serbu Pangan di Gerakan Pangan Murah

21
×

Warga Sampit Serbu Pangan di Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
Warga Sampit Serbu Pangan di Gerakan Pangan Murah
SERBU-Antrian di gerakan pangan murah (maya selviani)

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Warga Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tampak berjejal memadati stand tenda yang ada di taman kota Sampit Senin (26/6/2023).

Ternyata warga tersebut menyerbu sejumlah komoditi pangan yang dijual dalam kegiatan gerakan pangan murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) setempat. Dalam kegiatan tersebut sejumlah komoditi dijual dengan harga yang lebih miring dari pasaran seperti beras, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng hingga ikan patin segar.

Dalam sambutannya Bupati Kotim Halikinnor yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kotim Irawati ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan

Kegiatan gerakan pangan murah ini digelar serentak di 34 provinsi dan 256 kabupaten kota di seluruh Indonesia.

Gerakan pangan murah tersebut merupakan operasi pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pangan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini , ujarnya bertujuan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan, meningkatkan daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi daerah. Dimana gerakan pangan murah ini bukan hanya untuk keseimbangan ketersediaan bahan pangan saja tetapi juga keseimbangan harga .

“Bahan pokok komoditas yang tersedia pada gelar pangan ini terdiri dari beras, minyak goreng kemasan, bawang merah ,bawang putih ,gula pasir ,cabe merah keriting, cabe rawit ,telur ayam ras dan ikan yang bisa diperoleh dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga pasar menjelang hari besar keagamaan nasional,” ujarnya.

Kemudian lanjutnya gerakan pangan murah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah dan kepedulian terhadap masyarakat untuk menstabilkan harga dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sekaligus memangkas rantai distribusi pangan. Salah satu upaya yang dilaksanakan DKP Kotim dalam pengendalian inflasi selain gerakan pangan murah adalah dengan melaksanakan pasar murah secara rutin di Kelurahan – Kelurahan wilayah Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang . Dimana dalam satu tahun dilaksanakan sebanyak 30 kali atau 3 kali dalam satu bulan.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotim Muhammad Yusuf menambahkan gerakan pangan murah ini digelar sebagai upaya pengendalian harga pangan menjelang hari raya keagamaan dan nasional juga kita menjalar hari raya Idul Adha. Dimana harga komoditas yang dijual dengan harga lebih miring dan disiapkan dengan jumlah yang cukup banyak.  Kemudian untuk minyak goreng dibanderol Rp 13 ribu perkilogram, gula pasir Rp 12.500 perkg, ayam ras Rp 55 ribu per kg,  bawang merah dan bawang putih Rp 35 ribu perkg, cabai rawit dan cabai merah keriting Rp 45 ribu perkg, cabai hijau Rp 20 ribu perkg dan patin Rp 25 ribu per kg yang tersedia sebanyak 150 kg.

“Mekanisme pembelian komoditas ini kita tidak menggunakan kupon jadi silakan warga antri dengan tertib. Kita menjual hingga barang yang tersedia habis,” pungkasnya. (MS)