-
Pulang Pisau

PDAM Pulpis Salurkan Air Bersih ke Masyarakat yang Kesulitan Air

38
×

PDAM Pulpis Salurkan Air Bersih ke Masyarakat yang Kesulitan Air

Sebarkan artikel ini
SALURKAN AIR BERSIH - PDAM Pulpis membantu menyalurkan air bersih ke daerah-daerah yang kesulitan air bersih. TABENGAN/YAKIN
-

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Kemarau panjang yang terjadi di wilayah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) sangat dirasakan oleh masyarakat di Bumi Handep Hapakat, terutama daerah-daerah yang mengalami kekeringan dan sulit mendapatkan air.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pulpis secara maksimal membantu kepada daerah-daerah yang belum teraliri air bersih air minum. Maka sejak Agustus sampai September 2023, pihaknya sudah menyalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) mendistribusikan ke beberapa desa yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) Iwan Hermawan, Selasa (3/10/2023), mengatakan, selain PMI mendistribusikan air bersih ke beberapa daerah, melalui BPBD Kabupaten Pulpis juga menyalurkan air bersih.

“Air bersih yang kita salurkan, ke Desa Gandang Barat, Desa Hanjak Maju dan desa-desa lainnya. Itu kita salurkan kepada daerah yang tidak tersaluri air bersih,” jelasnya.

Sementara, untuk wilayah kota yang tersaluri air bersih, menurutnya tidak mengurangi pasokan masyarakat, dan untuk wilayah Pulpis selama musim kemarau ini tidak berpengaruh atau mengalami perubahan rasa.

“Daerah kita ini tidak ada perubahan rasa dan tidak terpengaruh air asin laut. Kenapa seperti itu, karena dari muara Sungai Kahayan sampai ke Mintin itu pengaruh air laut, tapi ketika sampai derah Mintin, Buntoi sampai ke Gohong dan seterusnya itu tidak terpengaruh air asin laut. Dan air asin laut itu berhentinya tepat di Pulau Mintin itu,” bebernya.

Untuk itu, tambah Iwan, pihaknya sangat bersyukur di musim kemarau ini dan air baku di Sungai Kahayan tidak mengalami kekurangan. Artinya, selalu tersedia air baku, dan tinggal pihaknya memproduksi.

“Masalah kualitas air berdasarkan pengujian, air laut itu tidak sampai ke kota Pulpis, dan hanya sampai ujung muara Mintin. Sehingga secara kesehatan kualitas air kita layak dikonsumsi dan digunakan sebagai air bersih,” jelasnya.

Iwan mengimbau agar menggunakan air secara hemat dan efisien, karena selama di musim kemarau kebutuhan akan air cukup tinggi.

“Kita juga berharap, semoga kemarau ini segera berlalu, dan segera turun hujan,” pungkasnya. c-mye

 

-
-
-