-
Spirit Kalteng

Jalan Trans Kalimantan Macet Parah

47
×

Jalan Trans Kalimantan Macet Parah

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/YAKIN MACET- Antrean panjang kendaraan di Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa dan Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya, Jumat (6/10).
-

PULANG PISAU-TABENGAN.CO.ID-Kemacetan panjang masih terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Tumbang Nusa dan Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (6/10). Ratusan kendaraan dari arah Palangka Raya dan sebaliknya, antre mengular.

Macet parah di poros jalan utama penghubung Ibu Kota Provinsi Kalteng ke Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, bahkan provinsi tetangga Kalsel, terjadi akibat adanya aktivitas penimbunan jalan atau pekerjaan proyek di kawasan tersebut.

Saprudin, warga Pulang Pisau, kepada Tabengan menuturkan, dirinya berangkat dari rumah pada pukul 10.00 WIB dan terjebak macet di Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya sampai sore pukul 16.00 WIB.

“Betul, kami baru keluar dari macet itu pukul 16.00 WIB, sekitar 5 jam kami mengantre,” ujar Saprudin, yang berangkat ke Palangka Raya bersama keluarga dalam rangka menjemput adiknya dari Jakarta ke Bandara Tjilik Riwut.

Saprudin mengaku sangat kecewa, kenapa bisa sampai seperti itu. Menurut dia, macetnya bukan main. Bagaimana dengan orang yang sudah ada tiket mau ke Bandara, dan apakah mereka yang mengerjakan proyek itu bisa memikirkan dan tanggung jawab, jika ada yang akhirnya hangus tiket?

Disebutkan Saprudin, kemacetan terjadi karena pihak rekanan yang mengerjakan pekerjaan alat beratnya berada di tengah jalan. Akibatnya, membuat antrean mengular sangat panjang. Ditambah lagi lokasi pekerjaan sangat berdebu, dan bahkan menutup jarak pandang pengguna jalan.

“Antrean mengular itu, kalau kami dari arah Pulang Pisau, antrean sangat panjang dari Tumbang Nusa sampai Tanjung Taruna dan seterusnya,” beber Saprudin.

Untuk itu, lanjut Saprudin, pihaknya mengharapkan ada solusi agar tidak terjadi lagi kemacetan yang cukup panjang, dan lama berjam-jam. Bahkan menurutnya, sampai ada yang marah-marah di lokasi macet, karena ada keperluan yang mungkin saja mendesak.

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Pulang Pisau AKBP Mada Ramadita SIK melalui Kasat Lantas AKP Nurhadi membenarkan bahwa masih terjadi kemacetan, hal ini dikarenakan masih belum selesainya pekerjaan penimbunan jalan.

“Betul, ini antrean saja, karena ada pekerjaan penimbunan, dan benar, alat berat posisinya di tengah,” ujar Kasat Lantas seraya mengatakan masih dilakukan pola bergantian.

Kasat Lantas tidak hentinya mengimbau kepada para pengguna jalan di wilayah Pulpis agar lebih berhati-hati karena sedang ada perbaikan sebagian jalan di wilayah Pulpis. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan dari petugas di lapangan selama ada perbaikan konstruksi jalan.

Dia juga mengimbau agar memerhatikan kecepatan kendaraan dan perkiraan waktu perjalanan yang ditempuh dan jangan ngebut di jalanan.

“Jangan lupa berdoa dan apabila lelah, ngantuk silakan istirahat di rest area terdekat,” pungkasnya. c-mye

 

-
-
-