
PALANGKARAYA/TABENGAN.CO.ID- Universitas Muhamadiyah Palangkaraya (UMP) melaksanakan agenda kunjungan sekaligus Perkuliahan Lapangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Universitas Muhamadiyah Palangka Raya dalam hal ini bekerjasama dengan DPRD Kota Palangka Raya melaksanakan perkuliahan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, baru-baru ini.
Pada agenda ini, perkuliahan lapangan diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi jurusan Ilmu Studi Administrasi Negara. Kemudian, penyampaian materi dititikfokuskan mengenai beberapa hal yang menjadi tupoksi dari DPRD sebagai pemangku kelembagaan legislatif dalam pembangunan Kota Palangka Raya.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto yang juga narasumber dan membuka Perkuliahan Lapangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya menyampaikan bahwa kegiatan bertujuan agar mahasiswa yang berada di fase milenial dapat menjadi penerus yang tangguh di masa depan.
“Ya, mereka diharapkan menjadi penerus yang aktif dalam mengisi pembangunan di Indonesia, khususnya di daerah kita ini,” terang Sigit.
Menurutnya, mahasiswa dan mahasiswi yang turut dalam kegiatan tersebut merupakan salah satu contoh generasi penerus bangsa, dan ia ingin memberikan gambaran yang lebih luas tentang kelembagaan DPRD itu sendiri.
Sigit juga menyampaikan, berkenaan DPRD yang sering kali dijustifikasi dengan hal-hal negatif, maka pada kesempatan ini ia berharap penjelasan yang telah diberikannya bisa memberikan pemahaman yang lebih baik serta memperluas insight-insight baru mengenai DPRD.
“Setelah kita berikan gambaran, sebenarnya tidak demikian. Bahwa lembaga DPRD itu memang kita jalankan dengan fungsi yang baik. Nah justru itu menjadi berkat karena membangun. Itu yang kami sampaikan agar mereka tergugah,” lanjutnya.
Sigit yang tergabung dalam Fraksi Partai PDI-P ini juga menekankan, jika ingin bergabung dengan partai, para mahasiswa dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
Selain juga terlibat dalam politik harus dilakukan melalui partai dan tidak boleh dilakukan secara independen tanpa melibatkan partai politik.
Kemudian mengenai petani milenial, Sigit menekankan pentingnya dorongan dalam hal ini.
Dia berpendapat bahwa generasi muda perlu memiliki mindset untuk menciptakan dan mewujudkan identitas mereka sebagai pengusaha atau petani milenial.
“Pemerintah Daerah perlu mempertimbangkan hal ini untuk mendorong karakter anak-anak kita” pungkasnya.rba











