PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K. Yunianto menjelaskan bahwa Badan Legislatif Kota telah mengusulkan perbaikan beberapa jalan rusak di Kota Palangka Raya, termasuk Jalan Bukit Raya.
Namun, dia menerangkan bahwa dalam pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan pertimbangan usulan yang ada.
Diakui Sigit, penanganan jalan rusak di Kota Palangka Raya menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran dan tahapan proses dalam pengalokasian infrastruktur.
“Kalau masalah jalan, sebetulnya sudah kita usulkan, hanya dari PUPR sesuai dengan usulan dan berurutan. Jika Se- Kota Palangka Raya diviralkan apakah bisa ngejar, keterbatasan anggaran, proses pengalokasian insfastruktur ada tahapan, yang mana dahulu dikerjakan dilanjutkan setahun berikutnya,” kata Sigit, kemarin.
Sigit lebih lanjut menerangkan, jika nilai proyek tergolong kecil dan dapat diakomodasi melalui anggaran proyek Penunjukan Langsung (PL), maka ia mengusulkan menggunakan dana pemeliharaan.
Oleh karena itu, menurutnya setiap keputusan harus mempertimbangkan beberapa poin, terutama kebutuhan mendesak masyarakat. Mengingat jalan berperan sebagai penghubung antar kawasan yang digunakan untuk lalu lintas warga setempat.
“Kalau ada dana pemeliharaan kita dapat gunakan terlebih dahulu, yang penting masyarakat tidak sampai teriak, kalau ada yang mendesak kerjakan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya Arbert Tombak ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa anggaran pemeliharaan jalan di Kota Palangka Raya nilainya sekitar 2 miliar rupiah, namun difokuskan pada 3 prioritas jalan, yaitu Jalan Temanggung Tilung, Jalan Panarung, dan Jalan Rajawali sesuai dengan surat kelola serta kontraktual.
Bagi warga Jalan Bukit Raya, Sigit juga meminta agar sedikit bersabar karena terkendala terbatasnya anggaran.
“Untuk dana pemeliharaan surat kelola dan kontraktual kurang lebih 2 miliar rupiah, namun ada 3 kawasan prioritas pembangunan, yaitu Jalan Temanggung Tilung, Jalan Panarung, dan Jalan Rajawali. Karena keterbatasan anggaran, jadi kita lakukan secara bertahap, jadi tunggu saja sampai dengan tuntasnya program ini,” pungkasnya.rba











