DPRD MURUNG RAYA

Dewan Minta Pemerintah Berikan Solusi bagi Peladang Tradisional

12
×

Dewan Minta Pemerintah Berikan Solusi bagi Peladang Tradisional

Sebarkan artikel ini
Dewan Minta Pemerintah Berikan Solusi bagi Peladang Tradisional
SARAN DAN PENDAPAT - Ketua Komisi I DPRD Mura Heriyus saat memberikan daran dan pendapat terkait kisruh masalah aktivitas tambang PT AKT, di Gedung Dewan Adat Dayak (DAD) Mura. TABENGAN/JOKO SANTOSO

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Ketua Komisi I Dewan Perwkilan Rakyat Daerah (DPRD)  Murung Raya (Mura) Heriyus mengatakan, masyarakat yang masih bertani di daerah ini masinh menggunakan metode tradisional.

Hal tersebut diungkapkan Heriyus kepada sejumlah wartawan usai mengikuti acara di Gedung Dewan Adat Dayak (DAD) Mura.

Menurut Heriyus bahwa bagi sebagian besar petani tradisonal pada umumnya mereka hanya mampu membuka lahan atau kebun hanya dengan cara dibakar. Sedangkan jika menggunakan metode lain selain tidak familiar sarana dan prasarana penunjang tidak dimiliki masyarakat

“Inilah yang harus pemerintah daerah atau pemerintah pusat memberikan solusinya seperti apa. Jangan cuma ada larangan tadi tidak ada solusi dan harus juga dengan alat-alat apa yang mereka bisa bantu untuk bisa mengatasi pembakaran mereka tidak ke mana-mana,” ungkap Heriyus.

Lebih lanjut, Heriyus juga mengajak semua pihak untuk bisa menjaga agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mura.

Kemudian, politikus PDIP ini juga mengakui sangat menjunjung tinggi dari program pemerintah untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah Mura.

Bahkan, pihaknya juga di setiap kegiatan DPRD Mura yang bersentuhan masyarakat selalu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk membantu upaya pemerintah mencegah masyarakat membakar lahan untuk berkebun.

“Artinya kami dari DPRD sangat mengapresiasi aturan pemerintah tetapi kita diwaktu bersamaan harus juga memikirkan nasip masyarakat kita. Hal ini merupakan tugas berat buat kami selaku anggota DPRD, begitu kami reses selalu menerima tuntutan yang sama dari masyarakat agar pemerintah memberikan solusi kongkret untuk mengatasi polemik terkait cara yang tepat untuk membuka ladang mereka,” pungkasnya. c-sjs