PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Akibat cuaca ekstrim yang terjadi beberapa tahun terakhir dan hujan yang sering terjadi di Kota Puruk Cahu dan sekitarnya berdampak terhadap kondisi halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) yang bergeser beberapa centimeter.
Kondisi demikian dikhawatirkan akan berimbas terhadap gedung sehingga bangunan vital tersebut tidak bisa digunakan, dan berdampak kepada berbagai agenda pemerintahan terutama berpengaruh terhadap keselamatan seluruh orang yang bekerja di DPRD Mura.
Kekhawatiran terhadap lingkungan dan kondisi sekitar gedung DPRD itu telah berlangsung beberapa tahun terakhir.
Terkait hal tersebut Ketua DPRD Mura Doni usai memimpin Rapat Paripurna Ke-3 Masa Sidang II Tahun 2023 dengan agenda jawaban Pemerintah Daerah terhadap Pemandangan Umum Fraksi di DPRD Mura kepada wartawan menjelaskan, penanganan hal dimaksud telah masuk dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Mura untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023.
“Itu bagian dari RKPD dalam APBD Kabupaten Mura tahun 2023. Pihak Dinas PUPR beberapa hari ini melakukan survei atau land clearing persiapan dan tahun ini kita akan melakukan penanganan terkait masalah perubahan kontur tanah akibat curah hujan yang tinggi,” ujar Doni
Politisi PDIP ini mengakui karena gedung DPRD yang dibangun diatas bukit yang diuruk dan mengingat 20 tahun usia sejak dibangunnya gedung DPRD, tentunya harus mendapatkan penanganan ulang dari sisi ketahanan dan kekuatan seluruh lingkungan gedung DPRD Mura. s-sjs











