Ketua Minta Program GPM Eksis di Kabupaten Mura

Ketua Minta Program GPM Eksis di Kabupaten Mura
MURAH – Ketua DPRD Kabupaten Mura Doni, saat diwawancara terkait dengan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mura, di Puruk Cahu, TABENGAN/JOKO

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Program Gerakan Pangan Mura (GPM) merupakan program Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Murung Raya (Mura), yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mura, yang disepakati Pemeritah Daerah (Pemda) Mura bersama DPRD Mura, untuk membantu kondisi harga pangan pokok yang beberapa waktu terakhir tidak stabil.

Demikian disampaikan oleh Ketua DPRD Mura, Doni saat disambangi wartawan usai mengikuti acara Gerakan Pangan Serentak (GPS) yang digelar DKP di halaman stadion Mini Puruk Cahu di komplek perkantoran pemda Jalan Letjend Suprapto, baru-baru ini.

“Program pangan murah ini untuk membantu masyarakat. Harga pangan pokok kita saat ini kurang stabil. Tidak stabil itu bisa dikatakan, barangnya ada tapi daya beli tidak ada. Sebaliknya juga, daya beli ada, barang tidak ada. Dimana etersediaan barang itu tergantung dari suplai sehingga demand bermasalah,” ujar Doni

Program GPM sangat bermanfaat sekali, lanjut Doni, karena kegiatan ini merupakan penyediaan kebutuhan dasar manusia, yakni sandang, pangan, dan tempat tinggal. Pangan merupakan kebutuhan primer syarat hidup yang harus dipenuhi setiap hari.

“Bayangkan jika kebutuhan pokok tidak terpenuhi, orang bisa marah-marah, bahkan angka stunting semakin tinggi. Jadi program pangan ini sangat baik sekali, karena merupakan gerakan nasional, dan juga dikampanyekan dunia internasional,” imbuhnya.

Politisi PDI-P ini juga mengharapkan, Pemda Mura melalui DKP setempat konsiten dalam melaksanakan program GPM. Tujuannya kebutuhan akan pangan pokok bagi masyarakat di Kabupaten Mura tetap stabil, beberbarengan dengan itu dapat mempercepat pengentasan stunting di Tana Malai Tolung Lingu.c-sjs