PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dalam rangka menyambut momen Lebaran tahun 2024 M/1445 H, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng menyelenggarakan program Mudik Gratis Berkah yang dikhususkan bagi mahasiswa Kalteng.
Program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mudik dengan aman dan berkesan.
Plt Kepala Disdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo mengatakan, program Mudik Gratis Berkah ini merupakan salah satu bentuk dukungan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran untuk memudahkan perjalanan pulang kampung mahasiswa Kalteng dalam menyambut Lebaran.
”Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran berharap program ini dapat memberikan pengalaman mudik yang nyaman dan bermakna bagi mahasiswa,” kata Reza, di Palangka Raya, akhir pekan tadi.
Reza menambahkan, penyelenggaraan program mudik gratis ini adalah bentuk nyata perhatian dari Pemprov Kalteng terhadap mahasiswa Kalteng
Dia menyebut Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran berpesan semoga dengan adanya program ini, mahasiswa dapat pulang kampung dengan lebih mudah dan merayakan Lebaran bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.
”Gubernur Kalteng juga berharap program ini tidak hanya memberikan kemudahan dalam mobilitas, tetapi juga meningkatkan ikatan emosional mahasiswa dengan daerah asal mereka. Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan program ini,” katanya.
Ia menyampaikan, para mahasiswa yang ingin bergabung dalam program ini dapat mengikuti keberangkatan yang dijadwalkan pada tanggal 6 April 2024, dimulai pukul 07.00 WIB di halaman kantor Disdik Provinsi Kalteng. Pendaftaran dan verifikasi penumpang dapat dilakukan paling lambat tanggal 4 April 2024.
”Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan oleh peserta, seperti penggunaan satu kursi per orang dengan bagasi maksimal berupa satu tas ransel dan satu koper. Mereka juga diharapkan membawa obat-obatan pribadi jika diperlukan selama perjalanan,” jelasnya.
”Selain menawarkan perjalanan gratis, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang ingin membeli beras 10 kg premium bersubsidi dengan harga spesial Rp20.000,” bebernya.
Ia menyebutkan program Mudik Gratis Berkah memiliki tiga jalur rute yang mencakup berbagai wilayah di Kalteng, yaitu jalur rute 1 untuk wilayah barat, Katingan, Kotawaringin Timur (Kotim), Seruyan, Lamandau, Sukamara.
Jalur rute 2 untuk wilayah timur, Barito Selatan (Barsel), Barito Timur (Bartim), Barito Utara (Barut), dan Murung Raya (Mura). Jalur rute 3 untuk wilayah tengah yakni Pulang Pisau (Pulpis), Gunung Mas, dan Kapuas. Penumpang akan diantar hingga pool bus masing-masing terminal kabupaten tujuan, kecuali untuk kabupaten Seruyan yang akan diturunkan di Simpang Hanau.
Pendaftaran untuk program ini dapat dilakukan melalui tautan yang tersedia dengan syarat bahwa peserta harus merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di universitas Kalimantan Tengah.
”Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi kontak yang tersedia untuk masing-masing rute, seperti Jeck nomornya 0822 5302 5013) untuk rute 1, Tasya nomornya 0881 0220 88211 untuk rute 2, dan Erly nomornya 0822 5615 1540 untuk rute 3,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy, melalui Kepala Bidang Angkutan Jalan Ahmad Isnaeni menyampaikan, Dinas Perhubungan Kalteng sudah melakukan koordinasi dengan Angkasa Pura II dan para maskapai terkait dengan penambahan jadwal penerbangan jelang Idul Fitri.
Isnaeni mengatakan, hasil rapat koordinasi yang dilakukan, pihak maskapai menyetujui untuk penambahan jadwal penerbangan yang dimulai pada 1-22 April 2024. Dari tanggal 1-9 April 2024 ada penambahan 2 jadwal penerbangan. Jadwal selanjutnya masih melihat lonjakan penumpang.
“Info dari pihak maskapai, apabila memang terjadi lonjakan jelang Idul Fitri, pihak maskapai akan menambah armada kembali, dalam melayani transportasi udara untuk mudik masyarakat Kalteng,” jelas Isnaeni.
Tarif sendiri, kata Isnaeni, tidak akan berbeda jauh dari tarif yang ada sekarang ini. Berkisar antara Rp1,5-Rp2 juta. Harapannya, ini menjadi antisipasi apabila memang terjadi lonjakan penumpang jelang Idul Fitri.ldw/ded











