-
SPIRIT POLITIK

Haji Gogo Siap Maju Sebagai Calon Bupati Barut

104
×

Haji Gogo Siap Maju Sebagai Calon Bupati Barut

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Purman Jaya, atau yang biasa disapa Haji Gogo
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Purman Jaya, atau yang biasa disapa Haji Gogo, telah menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Bupati Barito Utara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Berdasarkan pengalamannya sebagai anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah yang berfokus pada bidang infrastruktur, pembangunan dan ekonomi, diyakini mampu memimpin Kabupaten Barito Utara (Barut) dengan baik, dan memberikan kemajuan bagi masyarakat setempat. Meski demikian, kesiapannya tersebut tergantung pada partainya, apakah akan mengusung dirinya nanti.

Haji Gogo yang saat ini menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Barito Utara mengatakan, jika partainya mengusung, maka tentu saja dia akan siap maju sebagai calon Bupati.

”Kalau memang partai mengusung, tentu saya secara pribadi siap. PKBpada Pemilu Serentak 2024 kemarin mendapat 5 kursi, yang artinya sudah memenuhi syarat untuk mengusuyng sendiri, dan kebetulan juga saya pribadi Ketua DPC PKB di Barito Utara,” katanya saat diwawancarai awak media, Selasa (22/4) di Palangka Raya.

Haji Gogo mengatakan, telah mengambil formulir ke partai-partai lainnya. Bahkan, sejumlah formulir telah dikembalikan ke partai, yang meminta dirinya maju sebagai Calon Bupati Barut.

”Ada  Golkar sudah dikembalikan, kemudian PAN sudah kita ambil formulirnya, PDI-P juga mengambil formulir, termasuk ada juga dengan partai lain. Yang jelas kita sudah meminta mengambil formulir di partai-partai, dan sudah juga melakukan komunikasi politik. Namun, sebagian masih belum membuka pengambilan formulir,” ujarnya.

Haji Gogo menambahkan, PKB telah menyiapkan kader siap melawan rival politik pada Pilkada 2024 di Kabupaten Barito Utara. Masalah yang lain wajar-wajar saja, yang namanya demokrasi pasti ada persaingan.jef

-
-
-