KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) menggelar kegiatan pada Aula Hotel Fovere Kuala Kapuas, Senin (25/3). Kegiatan tersebut berupa penyelenggaraan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Masalah Perempuan dan Anak Tingkat Kabupaten Kapuas
Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kapuas Ahmad M Saribi yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy, dihadiri oleh Kepala Dinas P3APPKB Kapuas, dr Tri Setyautami, Kepala Bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejaksaan Negeri Kapuas, Siswanto, sejumlah Kepala OPD terkait, tokoh wanita serta tamu undangan lainnya.
Ahmad M Saribi saat membacakan sambutan Sekda Kapuas mengatakan kekerasan pada perempuan dan anak merupakan hal yang harus ditangani secara serius dan memerlukan kerjasama yang baik dari semua pihak. Para pihak tersebut yakni keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha, lembaga masyarakat, media, dan lembaga pemerintah baik di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
“Dalam upaya menghapuskan faktor-faktor penyebab kekerasan yang sangat kompleks diperlukan sinergitas kebijakan, program dan kegiatan. Ketika terjadi kekerasan, penanganannya juga diperlukan kerja bersama dari semua pihak, melalui koordinasi, kolaborasi dan aksi yang dapat melindungi dan memberikan hak-hak korban, saksi serta penegakan hukum bagi pelaku,” ucap Asisten III.
Saribi menambahkan, untuk menanamkan nilai-nilai karakter serta kasih sayang sehingga dapat terhindar dari praktik-praktik kekerasan dalam rumah tangga. Ia berharap satgas tersebut nantinya dapat bekerja secara maksimal dalam melaksanakan upaya pencegahan, memberikan pendampingan dan penanganan dalam setiap penyelesaian kasus kekerasan.
“Terlebih lagi Kabupaten Kapuas sebagai Kabupaten Layak Anak dan sebagai penerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya sebagai bentuk apresiasi pelaksanaan perlindungan Perempuan dan anak dari ketimpangan dan ketidakadilan gender di daerah,” tambahnya.
Saribi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kabupaten Kapuas. hmskmf











