Hukrim

7 Korban Belum Ditemukan, Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Kapal TB Surya 03 dan KM Setia Baru

40
×

7 Korban Belum Ditemukan, Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Kapal TB Surya 03 dan KM Setia Baru

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/IST MASIH BERHARAP – Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian terhadap hilangnya sejumlah korban kebakaran dua kapal setelah tujuh hari pencarian.

BUNTOK/TABENGAN.CO.ID – Pasca terbakarnya dua kapal di Sungai Barito, Tim SAR Gabungan berupaya keras melakukan pencarian terhadap sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) yang hilang saat kejadian. Setelah tujuh hari melakukan pencarian dan baru menemukan satu dari 8 korban yang hilang, Tim SAR akhirnya menghentikan pencarian, Minggu (19/5).

“Operasi SAR Terbakarnya Kapal TB Surya 03 dan KM Setia Baru di Sungai Barito, Desa Rangga Ilung Kecamatan Jenamas Kabupaten Barito Selatan ditutup. Selanjutnya akan dilakukan pemantauan. Namun tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan kembali apabila ada tanda-tanda keberadaan korban.” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya AA Alit Supartana.

Alit mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama 7 hari terlibat dalam pencarian. Dengan ditutupnya Operasi SAR Unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing.

Dalam situs resmi Basarnas, kerja keras Tim SAR Gabungan dalam upaya pencarian korban terbakarnya Kapal TB Surya 03 dan KM Setia Baru di sungai Barito Desa Rangga Ilung Kecamatan Jenamas Kabupaten Barito Selatan yang terbakar pada Senin (13/5) di Sungai Barito belum membuahkan hasil.

“Setelah penemuan korban 2 hari yang lalu tepatnya pada hari Jumat (17/5) hingga sore ini belum ada penambahan korban yang ditemukan.” ungkap Rizali Koordinator Lapangan Basarnas.

Tim Rescue Basarnas Palangkaraya melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR, Masyarakat serta pihak keluarga perihal pelaksanaan Operasi SAR Sampai dengan hari ke tujuh. Dengan mengacu pada undang-undang nomer 29 Tahun 2014 Operasi SAR dihentikan pada hari ke tujuh dan selanjutnya akan dilakukan pemantauan terhadap tanda-tanda keberadaan korban.

Selama 7 hari, upaya pencarian melibatkan beberapa personil dari Tim Rescue Basarnas Palangka Raya, DirPolair Polda Kalteng, INAFIS Polda Kalteng, Polsek Dusun Hilir, Koramil Mengkatip, BPBD Barito Timur, BPBD Barito Selatan, KSOP Rangga Ilung, Komsar Tamiang Layang serta masyarakat sekitar. hmspky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *