Kendala Telah Dibahas Bersama,Pemkab Kobar Optimis Tercapai Target Pajak MBLB

Sekda Kobar Rody Iskandar 

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, optimis akan mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak Mineral Bukan Logam Dan Batuan (MBLB), dimana target tersebut berdasarkan kajian dan hitungan potensi yang ada.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Barat Rody Iskandar mengatakan, pada tahun ini PAD dari pajak MBLB di Targetkan sebesar Rp60 miliar, dimana pada tahun sebelumnya ditargetkan Rp6 miliar, dan realisasinya mencapai Rp18 miliar.

“Apa yang kita Targetkan bukan sekadar coretan di kertas saja, akan tetapi melihat dari potensi hasil tambang yang ada di wilayah Kobar, dimana kita pun punya kewenangan untuk mengambil pajak tersebut, maka telah kita tetapkan sebesar Rp60 miliar itu,” ujar Sekda Kobar Rody Iskandar usai menghadiri kegiatan Hearing dengan DPRD Kobar dan Asosiasi Pengusaha Tambang Silica Kobar.

Menurut Rody Iskandar, dalam Hearing tersebut, telah diketahui kendala yang menyebabkan realisasi pajak MBLB hingga tanggal 19 Mei 2024 baru mencapai Rp2 miliar lebih atau sekitar 3,36 persen, dimana kendala itu telah dibahas bersama.

“Pada prinsipnya, antara pemerintah daerah dan Asosiasi Pengusaha Tambang Silica Kobar telah sepakat untuk bersinergi dalam upaya mencapai target tersebut, dimana ada beberapa perusahaan yang saat ini masih menunggu perizinannya sementara barang mereka sudah siap, potensi tersebut sangat besar mencapai Rp155,5 miliar, ini yang akan kita cari solusinya,” ujar Rody Iskandar.

Sekda juga menyampaikan, pemerintah daerah Kobar pun akan segera mencari tahu mengenai 6 perusahaan yang memilki RKAB tahun 2024 tersebut, apakah sudah ada pembelinya ataupun harganya sangat tinggi.

“Poin yang kita dapat dalam Hearing itu adalah bahwa kita sepakat untuk membantu apa yang di sampaikan oleh asosiasi, ada beberapa perijinan yang belum diselesaikan, meski bukan kewenangan pemerintah daerah Kobar akan tetapi akan difasilitasi,” ujar Rody Iskandar. (Yulia)