PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Seorang tenaga kesehatan yang bekerja di sebuah klinik Jalan Seth Adji ditemukan tak bernyawa di kamar baraknya, Jalan Bukit Raya X, Gang 1, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Jumat (6/9) malam.
Pria berinisial RP (25) ditemukan tak bernyawa usai tak kunjung datang bekerja untuk pergantian shift.
Korban ditemukan pertama kali oleh rekan kerjanya yang merasa curiga karena sejak pukul 14.00 WIB korban tidak hadir untuk kerja.
“Seharusnya masuk siang, ternyata tidak datang. Ditelpon juga tidak menjawab. Saya coba ke baraknya namun saat pintu diketuk juga tidak dijawab,” ucap FJ, rekan korban.
Karena merasa ada yang janggal, FJ bersama tetangga barak yang lain mencoba mengecek keberadaan korban dengan mendobrak pintu barak karena terkunci dari dalam, dan saat pintu terbuka, korban ditemukan di dalam kamar barak dalam kondisi tengkurap dengan tangan berdarah dan terkelupas, serta keluar darah segar dari hidung.
“Melihat itu, kita panik dan coba bawa ke rumah sakit permata hati yang ada di depan barak. Cuma sampai di rumah sakit dia memang sudah meninggal dunia. Kalau lukanya di telapak tangan ga salah tadi mas, kaya luka bakar,” bebernya.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny Marthius Nababan di dampingi Kanit Jatanras, Ipda Helmie langsung memimpin Olah Tempat Kejadian bersama Tim Inafis Palangka Raya dan Piket Fungsi SPKT Polresta Palangka Raya.
Diutarakan, Korban merupakan Seorang Laki-Laki berinsial RP yang kesehariannya bekerja di sebuah klinik dokter Gigi. Korban tinggal seorang diri di dalam kamar barak dan terakhir sekitar Pukul 13.30 WIB sempat kontak dengan kekasihnya yang berada di Kabupaten Gunung Mas dan mengatakan sedang memperbaiki kabel listrik yang putus.
“Setelah mendapatkan informasi, kita segera bergegas ke lokasi Kejadian dan memastikan agar TKP tidak rusak karena korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Permata Hati oleh pihak rekan kerjanya.” Jelasnya
Menurut Keterangan Saksi, diuraikan Kasat Reskrim korban pertama kali ditemukan sudah tidak bergerak di dalam kamar barak dan di tangan kanan korban terlihat seperti Luka bakar yang di duga karena mengalami kesetrum atau tersengat aliran listrik.
“Untuk sementara itu yang bisa saya sampaikan ya, kita bawa dulu ke Ruang Kamboja untuk di Periksa lebih lanjut dan di lakukan Visum oleh dokter ahli Forensik.” Pungkasnya. FWA











