PAMIT-Nuryakin saat hadiri Pembukaan Temu Karya Relawan Daerah ke-1 PMI Tingkat Provinsi Kalteng. FOTO TABENGAN/LIDIA
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah, Nuryakin, menyatakan bahwa dirinya akan melepas jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah serta sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) mulai terhitung sejak 22 September mendatang.
Hal tersebut dikarenakan dirinya akan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Murung Raya di Pilkada 2024 mendatang.
Maka dari itu sesuai dengan aturan yang mengharuskan pejabat daerah atau ASN yang maju dalam kontestasi politik untuk melepaskan atribut kedinasan mereka demi menjaga netralitas.
Dengan langkah ini, Nuryakin berharap bahwa seluruh ASN dan pejabat yang terkait dengan Pilkada dapat menjaga profesionalisme dan netralitas dalam menjalankan tugas mereka selama proses pemilu berlangsung.
“Jika seseorang maju menjadi pemimpin daerah, baik di provinsi maupun kabupaten, otomatis dia sudah harus melepaskan atribut sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pejabat daerah. Pada 22 September nanti, ketika aturan tersebut diterapkan, saya tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris Daerah. Begitu juga dengan posisi saya di PMI,” ujar Nuryakin, saat diwawancara, di Palangka Raya, Jumat (20/9).
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga netralitas dalam Pilkada, baik dari ASN maupun PMI. Menurutnya, PMI merupakan lembaga yang tidak mengenal politik, karena misi kemanusiaan yang diembannya tidak memandang suku, agama, ras, atau golongan.
“PMI itu tidak mengenal politik. Dalam misi kemanusiaan, kita tidak melihat suku, agama, atau ras. Misalnya, ketika ada kecelakaan di jalan, kita tidak akan bertanya dulu, apakah korban ini Muslim atau Kristen, sukunya Bekumpai atau Banjar. Hal-hal seperti itu tidak relevan dalam tugas PMI,” tegas Nuryakin.
Lebih lanjut, Nuryakin menjelaskan bahwa pengunduran dirinya sementara dari PMI adalah langkah yang diambil untuk menjaga netralitas lembaga tersebut selama masa Pilkada.
“Kita lepas jabatan ini supaya ada netralitas, baik dari ASN maupun PMI. Dengan demikian, tidak ada kegiatan-kegiatan yang ditunggangi oleh kepentingan politik,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Nuryakin juga menyampaikan pamit kepada seluruh rekan kerja dan mitra di pemerintahan.
“Hari ini, saya sudah menyatakan pamitan, baik itu di lingkungan pemerintah provinsi Kalimantan Tengah maupun PMI. Untuk PMI, tadi saya sudah menyerahkan sementara tugas saya kepada Wakil Ketua, Ibu Nafsiah. Saya harap beliau bisa menjalankan tugas ini dengan baik selama masa Pilkada,” katanya.
Namun, Nuryakin menekankan bahwa pengunduran dirinya dari PMI bersifat sementara. Setelah Pilkada selesai, ia akan kembali melanjutkan tugasnya.
“PMI tidak mengenal jeda dalam melayani masyarakat. Jadi, setelah Pilkada selesai, saya akan kembali,” tutupnya.LDW
Post Views: 47





