KASONGAN/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran besar melanda Desa Tewang Kampung, Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan, pada Jumat (8/8). Peristiwa itu menghanguskan 7 gedung sarang burung walet dan 2 rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Desa dan warga sekitar menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik saat proses pengisian daya telepon genggam. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menyambar bangunan lain yang sebagian besar berbahan kayu.
Adapun bangunan sarang burung walet yang terbakar diketahui milik Rahmat, Pudin, Sugiono, Gatot dan Anang Junaidi. Sedangka dua rumah yang ludes dilahap api milik Muliyati dan Rahmadi.
Upaya pemadaman dilakukan oleh Regu Siaga Api (RSA) Desa Tewang Kampung bersama masyarakat, serta mendapat bantuan dari tim pemadam kebakaran milik PT Dwima Group dan PT PEAK. Petugas menggunakan 2 unit mesin Robin EY 15, 1 unit mesin MS, dan sejumlah peralatan pemadam lainnya.
Camat Mendawai Nikholas, dalam keterangannya membenarkan peristiwa tersebut. “Kami bergerak cepat bersama masyarakat dan perusahaan sekitar untuk mengendalikan api. Untungnya tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil cukup besar,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa penyelidikan atas penyebab pasti kebakaran masih dilakukan oleh Polsek Mendawai.
Peristiwa ini telah mendapat perhatian dari Bupati Katingan Saiful, yang menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut.
“Kami sudah menerima laporan dari Camat Mendawai dan akan segera berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” ujarnya saat meninjau lokasi kebakaran terpisah di Kecamatan Tasik Payawan, Sabtu (9/8). c-dar











