Hukrim

Terdengar Suara Ledakan, Kantor DPMPTSP Provinsi Kalteng Terbakar

27
×

Terdengar Suara Ledakan, Kantor DPMPTSP Provinsi Kalteng Terbakar

Sebarkan artikel ini
Terdengar Suara Ledakan, Kantor DPMPTSP Provinsi Kalteng Terbakar

TERBAKAR-Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) saat terjadi kebakaran dan pasca kebakaran, Wakil Gubernur Kalteng meninjau langsung gedung DPMPTSP yang terbakar.Sabtu (30/8).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Kebakaran hebat melanda Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu (30/8) pagi sekitar pukul 08.50 WIB. Api melahap habis lantai dua bangunan kantor yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km 5, Kota Palangka Raya.

‎‎Edi, penjaga kantor DPMPTSP, mengungkapkan bahwa sebelum api muncul, ia sempat mendengar suara ledakan dari arah atap bangunan. Karena bertepatan dengan hari libur, kondisi kantor sedang kosong sehingga api dengan cepat menjalar dan membakar seluruh ruangan di lantai atas.

‎‎“Sebelumnya terdengar suara ledakan dari bagian atap kantor, tidak lama kemudian muncul api,” ujar Edi.

‎Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya bersama tim relawan, BPBD Kota dan Provinsi, Emergency Response Palangka Raya, serta BPK Swakarsa segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Berkat kerja sama dan kesigapan tim, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat.

‎‎Koordinator Call Center 112 Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.11 WIB terkait insiden kebakaran tersebut.

‎‎“Ada suara ledakan di sekitar atap dan plafon sebelum kebakaran terjadi. Itu berdasarkan keterangan dari penjaga kantor,” kata Sucipto.

‎Ia menduga sumber ledakan berasal dari korsleting pada kabel listrik berkapasitas tinggi. Menurutnya, beban listrik di kantor tersebut cukup besar karena banyaknya penggunaan perangkat elektronik seperti komputer dan pendingin ruangan (AC) di setiap ruangan.

‎‎“Saya pikir itu ledakan dari kabel listrik berkapasitas tinggi. Karena kantor ini menggunakan banyak komputer dan AC, otomatis tekanan listriknya lebih tinggi,” jelasnya.

‎‎Menanggapi kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau sabotase, Sucipto menegaskan bahwa dugaan tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

‎‎“Terkait dugaan sabotase, itu belum mengarah ke sana. Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak Inafis dari kepolisian yang akan melakukan olah TKP,” tegasnya.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan bahwa pelayanan perizinan harus tetap berjalan meskipun Kantor Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalteng mengalami kebakaran pada Sabtu pagi hari ini.

Ia telah menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengecek secara langsung kelayakan bangunan pasca kebakaran. Jika dinyatakan tidak layak, Pemprov Kalteng telah menyiapkan alternatif lokasi agar pelayanan terus tetap berjalan.

“Pelayanan tetap berjalan. PU akan mengecek bangunan bawah yang tidak terbakar, apakah masih bisa digunakan,” singkat Edy.

‎‎Sementara itu, Kepada DPMPTSP Provinsi Kalteng, Sutoyo menjelaskan, atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung kantor DPMPTSP maka proses pelayanan menjadi terhambat.

‎‎”Ya pelayanan kita jadi terhambat,” kata Sutoyo kepada awak media.

‎Ia menyebutkan, kemungkinan besar diduga ada berkas-berkas penting yang ikut terbakar, namun hal itu masih belum dapat dipastikan karena belum ada pengecekan di ruangan setelah peristiwa kebakaran.

‎‎”Kemungkinan ada tapi kita masih belum berani masuk kedalam, untuk lantai satu aman dari kebakaran, tapi tidak aman dari basah,” tuturnya.

‎‎Selain itu ia juga menegaskan, berkas-berkas penting tersimpan dikantor ada kemungkinan basah setelah pemadaman api, akan tetapi file dokumen juga tersimpan secara online termasuk data backup juga tersimpan secara online.

‎”Dokumen penting sebagian sudah online, sebagian yang berkas backup masih tetap kena basah, tetapi didalam sistem masih ada,” tegasnya.

‎Dalam peristiwa kebakaran ini dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka. Aparat kepolisian kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang melanda kantor DPMPTSP Provinsi Kalteng itu. mak/dte.