PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengungkapkan persoalan ketidakseimbangan fiskal antara pusat dan daerah yang dinilai menjadi penghambat pembangunan infrastruktur transportasi di wilayah Kalteng.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng, Yulindra Dedy, menjelaskan bahwa meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun terus mengalami peningkatan, namun dana transfer yang dialokasikan ke daerah justru semakin terbatas.
“APBN pusat meningkat, tapi APBD dicekal oleh pusat. Ini menjadi kendala di daerah-daerah. Akhirnya banyak pembangunan yang tertunda, termasuk rencana jembatan timbang baru,” ungkap Yulindra, Selasa (2/9).
Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada proyek pembangunan jembatan timbang, melainkan juga menghambat pengembangan sejumlah sarana transportasi vital di Kalteng, seperti bandara dan pelabuhan. Padahal, usulan mengenai penambahan fasilitas transportasi sudah berulang kali dibahas dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat nasional.
“Selama kewenangan masih ditarik ke pusat melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, daerah akan kesulitan menjalankan pembangunan secara mandiri. Ini yang saya sebut otonomi berjalan setengah hati,” tegasnya.
Lebih lanjut Yulindra berharap agar tahun depan kondisi APBN dapat lebih stabil sehingga daerah memiliki ruang fiskal yang lebih jelas untuk bergerak dalam menjalankan pembangunan.
“Kami berharap tahun depan kondisi APBN lebih stabil, sehingga pembangunan di daerah bisa kembali normal. Daerah butuh kepastian fiskal untuk bergerak,” katanya menambahkan.
Ia mengungkapkan saat ini, Pemprov Kalteng masih menunggu realisasi sejumlah program strategis yang sepenuhnya bergantung pada alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Beberapa di antaranya yakni pembangunan jembatan timbang di Simpang Runtu (Kotawaringin Barat) dan Bagendang (Kotawaringin Timur), peningkatan landasan pacu Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya dan Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, serta pengerukan alur Sungai Kapuas.ldw





