PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Kalteng menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-45 tahun 2025.
Penjabat (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Leonard S Ampung mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di daerah, sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah tekanan harga jelang akhir tahun.
“Kita membuka Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional dalam rangka Hari Pangan Sedunia ke-45 tahun 2025. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga melaksanakan kegiatan serentak hari ini di seluruh kabupaten dan kota,” kata Leonard saat ditemui di lokasi kegiatan di Palangka Raya, Kamis (16/10).
Menurutnya, masyarakat sangat antusias menghadiri kegiatan tersebut. Sejumlah bahan kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran.
“Tadi kita bisa lihat di tenda-tenda bahwa harganya memang di bawah harga pasaran. Contohnya telur satu tabak hanya Rp50.000, padahal di pasaran sudah mencapai Rp60.000. Kemudian ikan patin satu kilogram hanya Rp20.000, sedangkan di pasaran bisa Rp30.000 sampai Rp40.000. Ini luar biasa, dan masyarakat banyak hadir memeriahkan kegiatan hari ini,” ujarnya.
Leonard menegaskan, kegiatan GPM ini diikuti oleh berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha, UMKM, hingga organisasi perempuan seperti Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan.
“Ini adalah gerakan bersama untuk menjaga stabilitas pangan, pasokan, dan juga harga di masyarakat,” jelasnya.
Terkait pelaksanaan GPM, Leonard menyebutkan kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan sekali dalam setahun, melainkan akan disesuaikan dengan momentum-momentum penting, seperti menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta hari besar keagamaan lainnya.
“Kita melihat momentumnya. Seperti hari ini menjelang akhir tahun, kemudian ada kegiatan keagamaan lainnya. Tentunya kita berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat agar daya belinya tetap terjaga,” katanya. ldw











