KUALA KURUN/TABENGAN.CO.ID – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, kembali menegaskan pentingnya peningkatan kinerja seluruh jajaran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, tugas dan pengabdian sebagai aparatur pemerintah tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas administrasi, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab kepada negara dan masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Jaya menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memahami posisi dan peran strategis mereka sebagai aparatur negara, abdi negara, sekaligus abdi masyarakat. Ketiga peran tersebut, lanjutnya, menuntut profesionalitas, disiplin, serta komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Pengabdian yang kita lakukan ini adalah kewajiban. Baik sebagai aparatur negara, Abdi Negara maupun Abdi Masyarakat, kita dituntut bekerja dengan sepenuh hati dan memberikan pelayanan sebaik mungkin,” ungkapnya, Senin (24/11).
Ia mengingatkan bahwa masyarakat saat ini semakin kritis terhadap pelayanan publik, sehingga aparatur wajib memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan bebas dari pungutan tidak resmi. Menurutnya, pelayanan yang berkualitas merupakan cerminan kinerja pemerintahan yang baik serta menjadi tolak ukur keberhasilan reformasi birokrasi di daerah.
Bupati Jaya juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi internal. Ia menilai bahwa kerja sama yang kuat antarunit kerja merupakan kunci tercapainya pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, dirinya mengingatkan agar setiap aparatur menjaga integritas dalam bertugas. Jaya menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Tanpa integritas, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan maksimal.
Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kompetensi, baik melalui pelatihan, pendidikan, maupun pengembangan kapasitas lainnya. Menurutnya, kemampuan ASN harus terus ditingkatkan sejalan dengan perkembangan teknologi dan dinamika tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks. “Jangan cepat puas dengan kemampuan yang ada. ASN harus mau belajar, mau berbenah, dan siap menghadapi perubahan,” tutupnya.c-hen





