PEMPROV KALTENG

Kalteng Siap Jadi Pusat Layanan Jantung Kalimantan

27
×

Kalteng Siap Jadi Pusat Layanan Jantung Kalimantan

Sebarkan artikel ini
Kalteng Siap Jadi Pusat Layanan Jantung Kalimantan
KARDIOLOGI – Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus di dampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran membuka secara resmi Pusat Penyelenggara Fellowship Kardiologi Intervensi serta meninjau langsung sarana prasarana penunjang di RSUD Doris Sylvanus, Rabu (10/12) TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyambut kedatangan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) II Republik Indonesia beserta rombongan dalam kunjungan kerja di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Rabu (10/12). Kehadiran Wamenkes tersebut dalam rangka memastikan pelaksanaan Program Kerja Sama Pusat Fellowship Kardiologi Intervensi berjalan sesuai standar nasional.

“Selamat datang kepada Bapak Wakil Menteri Kesehatan RI beserta seluruh rombongan di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Provinsi Kalimantan Tengah,” ucap Gubernur mengawali sambutan.

Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Kesehatan yang terus memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas rumah sakit daerah, khususnya melalui pendampingan, evaluasi, serta penguatan sumber daya manusia kesehatan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Kesehatan, yang terus mendukung peningkatan kapasitas rumah sakit daerah melalui pendampingan, evaluasi, dan penguatan SDM kesehatan, seperti program kerja sama Pusat Fellowship Kardiologi Intervensi yang dilakukan di RSUD Doris Sylvanus ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran langsung Wamenkes RI menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan kesehatan di Kalteng.

“Terlebih lagi, hari ini Bapak Wakil Menteri Kesehatan berkenan hadir langsung memastikan program ini berjalan sesuai standar nasional. Terima kasih atas dukungan dan perhatian Bapak,” kata Gubernur.

Menurutnya, program fellowship ini merupakan bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga medis, dan berbagai pihak terkait dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Dengan program ini, kita harapkan keterampilan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah kita akan semakin meningkat, sehingga masyarakat Kalteng lebih mudah mendapat layanan perawatan jantung lengkap tanpa harus ke luar daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan komitmen Pemprov Kalteng dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. Upaya ini juga mendukung visi pembangunan daerah untuk mewujudkan Kalimantan Tengah Berkah, Maju, dan Bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, baik melalui peningkatan sarana prasarana maupun SDM. Dengan anggaran daerah yang terbatas, kami tentu berharap dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan, mengingat Kalimantan Tengah adalah provinsi terluas di Indonesia, lebih luas dari Pulau Jawa,” tegas Agustiar.

Menutup sambutannya, Gubernur kembali mengucapkan terima kasih kepada Wamenkes RI, para dokter pengajar, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Semoga penandatanganan perjanjian kerja sama ini menjadi momentum pelecut semangat kita semua untuk berkolaborasi menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya.ldw