PEMPROV KALTENG

Pembangunan RTH Kawasan Bundaran Berlanjut

174
×

Pembangunan RTH Kawasan Bundaran Berlanjut

Sebarkan artikel ini
Pembangunan RTH Kawasan Bundaran Berlanjut
Prof Dr Ir Juni Gultom ST, M.TP. FOTO ISTIMEWA

+Di Tengah Efisiensi Anggaran, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Bundaran Besar tetap berlanjut meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Proyek strategis tersebut kini menunjukkan progres signifikan dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng Prof Dr Ir Juni Gultom menegaskan, pembangunan RTH di eks kawasan Disnakertrans tetap mengacu pada desain awal, dengan sejumlah penyempurnaan terutama pada aspek estetika dan kenyamanan ruang publik.

“Di tengah efisiensi, pembangunan RTH tetap kita lanjutkan sesuai desain awal. Hanya ada beberapa penambahan terkait ruang hijau dengan estetika yang lebih mumpuni,” ujarnya, di Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

Ia mengungkapkan, progres pembangunan RTH di eks Disnakertrans saat ini telah mencapai sekitar 45 persen. Pemerintah pun optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.

“Untuk RTH eks Disnakertrans Kalteng itu sudah 45 persen, dan kita targetkan akhir tahun selesai,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga merencanakan peresmian kawasan tersebut dilakukan secara bersamaan dengan pembangunan RTH di eks KONI yang masih berada dalam satu kesatuan kawasan Bundaran Besar.

“Peresmian kemungkinan akan dibarengi dengan RTH yang ada di eks KONI karena sudah menjadi satu kesatuan di area Bundaran Besar. Sekaligus juga untuk penamaan Bundaran Besar,” jelasnya.

Sementara itu, Juni Gultom menyampaikan bahwa proyek pembangunan kawasan RTH Bundaran Besar saat ini telah memasuki tahap lanjutan dan masih terus dikerjakan.

“Proyek pembangunan kawasan RTH Bundaran Besar telah memasuki tahap lanjutan dan saat ini sedang dalam proses pengerjaan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan kawasan tersebut mencapai Rp100 miliar. Dengan dukungan anggaran tersebut, pemerintah berupaya menghadirkan ruang publik yang representatif, modern, dan nyaman bagi masyarakat.

“Anggaran untuk pembangunan kawasan RTH Bundaran Besar mencapai Rp100 miliar. Dengan berbagai fasilitas yang akan dibangun, kawasan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang lebih nyaman dan modern,” pungkasnya.

Pembangunan RTH Bundaran Besar diharapkan tidak hanya mempercantik wajah Palangka Raya, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, sarana rekreasi, serta mendukung peningkatan kualitas lingkungan perkotaan yang lebih hijau dan berkelanjutan.ldw/ded-red