PEMPROV KALTENG

MISI DAGANG DAN INVESTASI TAHUN 2026-Agustiar dan Khofifah Tandatangani MoU

76
×

MISI DAGANG DAN INVESTASI TAHUN 2026-Agustiar dan Khofifah Tandatangani MoU

Sebarkan artikel ini
MISI DAGANG DAN INVESTASI TAHUN 2026-Agustiar dan Khofifah Tandatangani MoU
KERJA SAMA – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan penandatanganan misi dagang dan investasi Tahun 2026 di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, Kamis (23/4). FOTO TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menghadiri Acara Misi Dagang dan Investasi dengan Provinsi Jawa Timur bertempat di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Kamis (23/04/2026).
Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Kalteng Tahun 2026 ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi ekonomi dan konektivitas antarwilayah yang bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha dari kedua provinsi agar dapat saling memasok komoditas unggulan dan mendorong peningkatan investasi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Kalteng memiliki potensi dan peluang investasi yang sangat strategis dan prospektif ke depan dan pengembangan potensi itu telah terbagi menjadi 3 zona utama, di antaranya Zona Barat, Tengah dan Timur yang masing-masing memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif.
“Oleh karena itu, kegiatan Temu Usaha dan Misi Dagang ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pasar, memperkuat jejaring kemitraan usaha, serta membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan,” ungkap Gubernur.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa pentingnya sinergi bersama dalam mengembangkan potensi produk industri dan perdagangan guna memberikan dampak nyata terutama dalam meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.
Kerjasama ini melibatkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua Provinsi yang mencakup berbagai sektor melalui instansi pemerintah dan badan usaha, di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan asosiasi pengusaha, seperti Kadin, dan Iwapi dari kedua Provinsi.
Dengan adanya forum ini, diharapkan  terbangunnya kemitraan dalam memperluas akses pasar, serta membuka peluang kerja sama yang baru yang dapat saling menguntungkan antara Provinsi Kalteng dan Jatim yang berdampak langsung kepada pembangunan daerah yang lebih merata. rmp/rca-red