-
Hukrim

Motor Barista Raib di Depan Cafe

207
×

Motor Barista Raib di Depan Cafe

Sebarkan artikel ini
CURANMOR-Ernesta, korban curanmor menunjukkan CCTV yang ada di depan cafe. FOTO TABENGAN/DIRMANTIO
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Aksi pencurian terjadi di kawasan Jalan Christophel Mihing, Kecamatan Pahandut. Kali ini, sepeda motor milik seorang barista, raib saat korban tengah sibuk menutup tempat kerjanya pada Sabtu (28/2/2026) dini hari.

Korban bernama Ernesta (18), kehilangan sepeda motor jenis Yamaha XSR 155 yang terparkir di depan kafe tempatnya bekerja, Dr. Coffee. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB dan terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi.

Berdasarkan rekaman CCTV, dua pria yang diduga sebagai pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Dalam hitungan detik, salah satu pelaku mendekati kendaraan korban, sementara rekannya terlihat bersiaga. Tak lama kemudian, motor tersebut berhasil dibawa kabur.

Saat kejadian, kondisi kafe disebut sudah sepi pengunjung. Para karyawan tengah menjalankan rutinitas penutupan, mulai dari menghitung hasil penjualan, mencuci peralatan, hingga membersihkan area dalam ruangan.

“Kondisi di luar sepi, tapi kami di dalam sedang sibuk dengan tugas masing-masing. Ada yang hitung pendapatan, cuci piring, dan bersih-bersih,” ujar Ernesta kepada wartawan, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, posisi sepeda motor berada di area yang tidak sepenuhnya terlihat dari dalam ruangan. Rolling door kafe saat itu sudah diturunkan sebagian, sehingga pandangan ke arah parkiran menjadi terbatas. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Dari hasil pengamatan rekaman CCTV, korban menduga pelaku berjumlah dua orang. Ia menilai kecil kemungkinan motor dengan kapasitas mesin 155 cc tersebut dapat didorong atau dipindahkan seorang diri dalam waktu singkat tanpa menimbulkan kecurigaan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 43 juta. Sepeda motor tersebut, menurutnya, merupakan kendaraan impian yang telah lama ia idamkan.

“Motor itu sudah saya tunggu-tunggu sejak enam tahun lalu. Baru satu bulan saya pakai, tapi malah di curi orang,” ungkapnya.

Ernesta juga memastikan tidak mengenali kedua terduga pelaku yang terekam kamera pengawas. Ia menyebut keduanya bukan pelanggan tetap kafe tersebut. Selama bekerja, ia tidak pernah merasa diawasi atau mencurigai adanya gerak-gerik mencolok di sekitar lokasi.

Peristiwa pencurian itu telah dilaporkan ke Polsek Pahandut untuk ditindaklanjuti. Korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan menemukan kembali kendaraannya. dte/redfwa

-
-
-