PEMKAB KOBAR

Bupati Hj Nurhidayah Ziarah ke Makam Prof Birute Galdikas 

172
×

Bupati Hj Nurhidayah Ziarah ke Makam Prof Birute Galdikas 

Sebarkan artikel ini
Bupati Hj Nurhidayah Ziarah ke Makam Prof Birute Galdikas 
ZIARAH-Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat berziarah ke makam Prof Birute Galdikas, Senin (20/4/2026). FOTO TABENGAN/YULIANTINI

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah melakukan ziarah ke makam Prof Dr Birute Galdikas dan Bohap bin Jalan, Senin (20/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan piagam penghargaan kepada keluarga Prof Birute Galdikas yang diterima oleh Frederick Pahlerang Bohap Galdikas.

Bupati menyampaikan bahwa pada saat acara pemakaman Prof Dr Birute Galdikas tidak bisa hadir karena ada kegiatan di luar daerah, akan tetapi Bupati menyampaikan duka cita melalui Wakil Bupati Kobar.

“Ibu minta maaf pada saat prosesi pemakaman tidak  bisa hadir karena ada kegiatan yang tidak bisa diwakili, dan ibu pun berjanji tetap akan ziarah ke makam Prof Birute Galdikas Akhirnya hari ini, ibu penuhi janji untuk melakukan ziarah ke makam ibu Birute dan bapak Bohap,” ujar Bupati Hj Nurhidayah.

Di hadapan putra dari Prof Birute Galdikas dan seluruh karyawan OFI maupun aparat Desa Pasir Panjang, Bupati Hj Nurhidayah juga menyampaikan sempat bertemu dengan Prof Birute Galdikas saat akan berangkat berobat ke luar negeri.

“Saat itu beliau menyampaikan kepada ibu bahwa beliau minta dimakamkan di Kobar,  sebab beliau bukan lagi warga  Negara Asing, tetapi sudah warga Negara Indonesia. Beliau memang berpesan kepada ibu bahwa jika beliau meninggal dunia minta dimakamkan di Kobar, di samping makam suaminya bapak Bohap. Ini bukti kuat cinta beliau kepada Kotawaringin Barat begitu besar,” tutur Bupati dengan penuh haru.

Bupati pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas segala yang telah dilakukan oleh bapak  Bohap dan ibu Prof Birute dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup yakni  TNTP dan orangutan.

“Prof Birute Galdikas mendedikasikan dirinya sejak beliau belum menikah dengan Bapak Bohap, perjuangannya jangan sampai tidak dilanjutkan, meski beliau dalam keadaan sakit saat itu masih memikirkan kelanjutan kelestarian TNTP. Untuk itu, kami dari pemerintah daerah berkomitmen akan mendukung penuh perjuangan beliau dalam melestarikan Taman Nasional Tanjung Puting,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati pun menyerahkan piagam penghargaan kepada keluarga Prof Birute Galdikas atas dedikasinya selama ini, karena Prof Birute Galdikas bersama suaminya telah memberikan kontribusi besar untuk Kabupaten Kobar, terutama dalam pembangunan pelestarian hutan dan orangutan.

“Karena perjuangan pak Bohap dan Prof Dr Birute Galdikas, Kotawaringin Barat terkenal di mancanegara karena di TNTP terdapat pelestarian satwa orangutan. Kita harus melanjutkan perjuangan beliau agar TNTP tetap asri dan terbebas dari penjarahan,” tegas Bupati.

Bupati pun menyampaikan pemerintah daerah Kobar akan berkolaborasi dengan  Pemerintah Provinsi Kalteng untuk menghidupkan TNTP tanpa mengganggu kawasan konservasi, dimana beberapa waktu lalu, Gubernur Kalteng sempat meninjau kelokasi desa penyangga untuk dikembangkan kawasan wisata.

Sementara itu, Frederick Pahlerang putra dari Bohap bin Jalan dan Prof Dr Birute Galdikas menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Pemerintah Kobar maupun  Pemerintah Provinsi Kalteng yang selama ini telah banyak memberikan dukungan.

“55 tahun ibu Birute bersama bapak Bohap berjuang dalam konservasi lingkungan, tanpa adanya dukungan dari pemerintah daerah maka tidak akan sampai di titik ini. Saya pun akan melanjutkan perjuangan kedua orangtua saya dalam melestarikan hutan TNTP dan orangutan. OFI tetap akan eksis melanjutkan perjuangan bapak Bohap dan Prof Dr Birute Galdikas,” kata Frederick. uli/jsi-red