Nasional

2 Putra Kalteng Masuk Bursa Menteri

223
×

2 Putra Kalteng Masuk Bursa Menteri

Sebarkan artikel ini
2 Putra Kalteng Masuk Bursa Menteri
Erlin Hardi dan Aswin Usup

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan segera melakukan perombakan (reshuffle) kabinet dalam waktu dekat. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber pada akhir pekan, reshuffle tersebut direncanakan dimulai pada Senin (27/4/2026), dan akan dilakukan secara bertahap.

Sejumlah posisi strategis mengalami pergantian antara lain Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), serta Kepala Badan Karantina Nasional. Saat ini, Kepala KSP Muhammad Qodari bergeser menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus memimpin Bakom.

Sementara itu, posisi Kepala KSP diisi Dudung Abdurachman, yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional. Untuk Kepala Badan Karantina Nasional, nama Abdul Kadir Karding mengisi jabatan tersebut.

Selain pergantian di level kepala badan, reshuffle juga dikabarkan akan menyasar sejumlah kursi menteri dan menteri koordinator. Pos yang berpotensi mengalami perubahan antara lain Menteri Luar Negeri, Menteri Pariwisata, serta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Namun, pengumuman terkait posisi-posisi tersebut disebut akan dilakukan secara bertahap.

Di sisi lain, beredar informasi bahwa dalam reshuffle kali ini akan ada dua putra daerah Kalimantan Tengah yang turut dilantik pada Rabu (29/4/2026). Mereka adalah Aswin Usup yang disebut akan mengisi posisi Menteri Kehutanan, serta Erlin Hardi yang dikabarkan akan menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Aswin Usup menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan berbagai pihak.

“Semoga tidak ada perubahan dan prosesnya dilancarkan,” ujar putra Dayak Kalteng jebolan Master of Science (M.Sc) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang Ilmu Lingkungan dari Hokkaido University, Jepang itu kepada Tabengan, Minggu (26/4/2026) malam.

Sementara itu, Erlin Hardi juga menanggapi isu yang melibatkan namanya dengan santai. Sebagai seorang birokrat, ia memilih untuk tetap menunggu perkembangan dinamika politik yang terjadi di pusat.

​”Yah… kita ikuti perkembangan isu terbarunya saja,” ujar mantan Pj Bupati Kapuas itu singkat. ldw/rmp/ded-red