Spirit Kalteng

Umat Katolik Palangka Raya Hadiri Misa Syukur 25 Tahun Tahbisan Uskup Mgr Aloysius Sutrisnaatmaka

95
×

Umat Katolik Palangka Raya Hadiri Misa Syukur 25 Tahun Tahbisan Uskup Mgr Aloysius Sutrisnaatmaka

Sebarkan artikel ini
CINTA KASIH-Uskup Mgr Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka dan Mgr Michael foto bersama para pastor, imam dan pemuka agama, di Gereja Katedral Santa Maria Palangka Raya, Minggu (10/5/2026). FOTO TABENGAN/RAHUL

​PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Suasana penuh sukacita menyelimuti Gereja Katedral Katolik Santa Maria, Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya pada Minggu (10/5/2026).

Ratusan jemaat Katolik memadati gereja untuk merayakan Misa Syukur memperingati 25 tahun pengabdian dan tahbisan Mgr Aloysius Mariadi Sutrisnaatmaka sebagai Uskup Palangka Raya.

​Acara yang berlangsung khidmat ini tidak hanya dihadiri oleh umat lokal, tetapi juga menjadi ajang berkumpulnya tokoh-tokoh penting gereja.

Terlihat hadir sejumlah Uskup dari berbagai daerah di Indonesia, para pastor, suster, bruder, imam, serta tokoh lintas agama yang turut memberikan apresiasi atas dedikasi panjang sang Uskup dalam memimpin umat di Kalimantan Tengah.

Kehadiran istimewa juga datang dari Vatikan, yakni Sekretaris Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Monsinyur (Mgr) Michael Pawlowicz yang terbang langsung ke Palangka Raya untuk memberikan selamat dan dukungan kepada Mgr Aloysius dalam perayaan pesta perak ini.

Dalam sambutannya, Mgr Michael Pawlowicz menyampaikan rasa terima kasih dan pujian atas pelayanan yang telah dilakukan Mgr Aloysius selama seperempat abad. Ia menekankan bahwa seorang uskup adalah representasi kasih Kristus di tengah umat.

​“Atas nama Paus Fransiskus dan atas nama saya sendiri, saya bersyukur bersama Anda hari ini pada perayaan yang indah ini. Ketika kita bersyukur kepada Tuhan atas pelayanan 25 tahun sebagai uskup dari Yang Mulia Mgr. Aloysius Sutrisnaatmaka yang terkasih,” kata Mgr Michael.

​Ia juga menambahkan bahwa peran Mgr Aloysius selama ini sangat krusial dalam memperkuat iman umat di daerah.

“Selama 25 tahun, Anda telah berupaya membangun komunitas iman di tempat ini dan membantu dunia dengan kasih Kristus sehingga umat Allah di sini dapat menemukan jawabannya dalam kasih dan pengharapan,” lanjutnya.

Sementara itu, Mgr Aloysius Mariadi Sutrisnaatmaka dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang yang telah dilalui.

Ia mengakui bahwa tugas yang diembannya selama 25 tahun bukanlah hal yang mudah, namun semua bisa terlewati berkat dukungan semua pihak.

“Terima kasih sebesar-besarnya atas kebersamaan kita. Saya akui sebagai Uskup dari orang-orang pedesaan, tidaklah mudah. Namun, dukungan dan doa dari umat serta rekan-rekan imam membuat perjalanan 25 tahun ini menjadi sangat berharga bagi saya dan bagi keuskupan kita,” ungkap Mgr. Aloysius dengan rendah hati.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan semangat kebersamaan di masa depan.

“Mari kita terus berjalan bersama, mengembangkan kemanusiaan, dan memperkuat kasih di antara kita semua,” tutupnya.

Kegiatan Misa Syukur ini diakhiri dengan ramah tamah bersama seluruh umat, menandai tonggak sejarah penting bagi Keuskupan Palangka Raya dalam memperingati dedikasi 25 tahun sang penggembala umat.rmp/redrca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *