-
Hukrim

Raker Forum LLAJ Kalteng 2026, Dorong Perubahan Mindset dan Penguatan Smart City

153
×

Raker Forum LLAJ Kalteng 2026, Dorong Perubahan Mindset dan Penguatan Smart City

Sebarkan artikel ini
SINERGI-Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan memberikan cinderamata dalam Raker Forum LLAJ 2026. FOTO HMS POLDA KALTENG
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Keselamatan berlalu lintas kini tidak lagi dipandang sekadar persoalan penegakan hukum di jalan raya, tetapi menjadi bagian penting dalam upaya melindungi keselamatan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Graha Bhayangkara Mapolda Kalteng, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan dibuka langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, dihadiri Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Kepala Pusat Studi Kepolisian Indonesia Komjen Pol Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, unsur Forkopimda, instansi teknis, akademisi, hingga para pemangku kepentingan di bidang transportasi dan keselamatan jalan.

Komjen Pol Chrysnanda Dwilaksana, mengatakan forum tersebut menjadi ruang strategis untuk membangun kepedulian bersama terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi di berbagai daerah.

Menurutnya, persoalan lalu lintas tidak bisa diselesaikan secara parsial atau hanya dibebankan kepada satu institusi. Penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar lebih efektif dan berkelanjutan.

“Forum ini mempertemukan seluruh stakeholder untuk bersama-sama membahas solusi keselamatan jalan. Ini menunjukkan adanya kepedulian dan rasa tanggung jawab bersama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari peningkatan keselamatan jalan, pembangunan budaya tertib berlalu lintas, penguatan pelayanan publik, hingga pengembangan sistem transportasi modern berbasis Smart City melalui pendekatan Road Safety Policing.

Chrysnanda menjelaskan, konsep Road Safety Policing merupakan pendekatan modern yang mengintegrasikan teknologi, pelayanan publik, dan keselamatan jalan dalam satu sistem yang terukur.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas atau Kamseltibcarlantas harus menjadi prioritas utama, sejajar dengan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berdasarkan evaluasi sepanjang 2025, angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Tengah memang mengalami penurunan. Namun jumlah kejadian maupun korban yang ditimbulkan masih tergolong tinggi sehingga membutuhkan langkah penanganan yang lebih serius.

“Evaluasi 2025 menunjukkan angka kecelakaan menurun, tetapi secara jumlah masih tinggi. Ribuan kecelakaan terjadi dengan korban luka maupun meninggal dunia yang memprihatinkan. Hal ini harus kita sikapi serius,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak membangun sistem lalu lintas yang modern, adaptif, dan berbasis teknologi guna menjawab tantangan perkembangan wilayah serta meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Target Zero Accident dan Zero Fatality tidak boleh berhenti sebagai slogan, melainkan harus diwujudkan melalui langkah strategis, terukur, dan berkelanjutan,” ucapnya. dte/redfwa

-
-
-