PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Maraknya aksi balap liar yang belakangan meresahkan masyarakat di Kota Palangka Raya mendapat perhatian serius dari jajaran Kepolisian.
Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengambil langkah persuasif dengan mendukung penuh pelaksanaan Gubernur Cup Drag Race Championship 2026 yang digelar di kawasan Jalan D.I. Panjaitan pada Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan balap resmi tersebut dinilai menjadi salah satu solusi untuk menyalurkan hobi dan adrenalin para pecinta otomotif ke arah yang lebih aman, tertib, dan sesuai aturan.
Ratusan masyarakat tampak memadati lokasi perlombaan untuk menyaksikan para pembalap berlaga di lintasan yang telah disiapkan panitia.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung ajang drag race resmi agar para remaja tidak lagi menjadikan jalan umum sebagai arena balapan.
Menurutnya, aksi balap liar bukan hanya mengganggu ketertiban masyarakat, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya. Karena itu, Kepolisian selama ini terus melakukan penindakan terhadap para pelaku balap liar di sejumlah titik rawan di Kota Palangka Raya.
“Mohon maaf kalau kemarin banyak yang ditindak, tetapi itu untuk ketertiban wilayah kita, keamanan wilayah kita, dan juga keselamatan masyarakat kita,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah penertiban yang dilakukan aparat bukan semata-mata untuk menghukum para remaja, melainkan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan fatal di jalan raya. Pihaknya pun berharap para pecinta balap dapat memahami bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang mengikuti kejuaraan drag race tersebut. Ia menilai semangat para pembalap muda menjadi pertanda bahwa dunia otomotif di Kalimantan Tengah memiliki potensi besar apabila diarahkan melalui wadah yang tepat.
Karena itu, ia berharap para peserta yang ikut dalam ajang resmi tersebut dapat menjadi contoh positif sekaligus mengajak rekan-rekan mereka untuk menjauhi balap liar.
“Kita harapkan bahwa para peserta, para pembalap ini menjadi duta-duta untuk anti-balap liar,” tegasnya.
Selain sebagai sarana kompetisi, event tersebut juga diharapkan mampu membangun citra positif Kota Palangka Raya sebagai daerah yang aman, tertib, dan ramah bagi kegiatan otomotif yang legal dan terorganisir.
Polda Kalteng bersama pemerintah daerah pun berkomitmen terus membuka ruang bagi kegiatan otomotif resmi agar para generasi muda memiliki wadah yang tepat untuk menyalurkan minat dan bakat mereka.
Kapolda menambahkan, keberadaan event seperti drag race ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menangani fenomena balap liar. Menurutnya, pendekatan yang mengedepankan pembinaan dan penyediaan fasilitas jauh lebih efektif dibanding sekadar penindakan.
“Selamat bertanding, semoga semua semangat, dan juga ini menjadi sesuatu percontohan buat wilayah-wilayah yang lain,” pungkasnya. dte/fwa-red











