-
PEMKO PALANGKA RAYA

Viral Keluhan Jalan Rusak, Wali Kota Palangka Raya Tinjau Langsung Jalan Lele

215
×

Viral Keluhan Jalan Rusak, Wali Kota Palangka Raya Tinjau Langsung Jalan Lele

Sebarkan artikel ini
FOTO : Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin tinjau kerusakan Jalan Lele, Senin (15/6).foto tabengan/Anita Widyaningsih.
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Keluhan warga terkait kondisi Jalan Lele yang rusak dan dinilai membahayakan pengguna jalan mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin. Ia turun ke lokasi setelah video keluhan warga mengenai ruas jalan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam unggahan Reels akun Instagram @nadiaaaa.er, seorang warga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Palangka Raya segera memperhatikan kondisi Jalan Lele. Dalam video tersebut juga disebutkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan seorang rekannya meninggal dunia dan diduga berkaitan dengan kondisi jalan yang rusak.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Fairid Naparin mendatangi Jalan Lele untuk melihat langsung kondisi lapangan. Tidak hanya melakukan pengecekan, ia juga menyempatkan diri berkunjung ke rumah duka untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban.

“Saya selain mengecek lapangan, juga langsung berkunjung ke rumah duka untuk mengucapkan belasungkawa. Mudah-mudahan keluarga diberikan ketabahan dan almarhumah husnul khatimah,” ujar Fairid, Senin (15/6).

Saat berada di rumah duka, Fairid turut mendengarkan penjelasan keluarga terkait peristiwa yang terjadi. Namun, ia menegaskan kunjungannya lebih sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Terkait perbaikan Jalan Lele, Fairid menyebut Pemkot Palangka Raya akan segera melakukan evaluasi bersama perangkat daerah terkait. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat mekanisme penerimaan laporan masyarakat agar persoalan yang bersifat darurat bisa lebih cepat ditangani.

“Yang paling penting nanti dalam waktu dekat, instansi terkait harus menyediakan kanal atau wadah yang lebih mudah bagi masyarakat untuk melaporkan kondisi yang sifatnya urgensi, seperti jalan berlubang, lampu penerangan yang mati, atau hal lain yang berpotensi membahayakan,” jelasnya.

Fairid mengungkapkan bahwa Jalan Lele sebelumnya sudah pernah mendapat penanganan setelah adanya permintaan dari warga. Namun, tingginya aktivitas kendaraan membuat sejumlah titik kembali mengalami kerusakan.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Palangka Raya akan menggelar rapat koordinasi untuk mengevaluasi sistem respons terhadap laporan warga. 

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai kondisi darurat di lapangan dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Fairid menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan setiap laporan yang bersifat mendesak dapat segera ditindaklanjuti. Meski saat ini layanan pengaduan darurat melalui nomor 112 sudah tersedia, pihaknya akan mencari mekanisme yang lebih efektif agar masyarakat semakin mudah menyampaikan laporan.

“Kami ingin sistemnya lebih cepat, terutama untuk hal-hal yang sifatnya darurat. Harapannya, kejadian seperti ini bisa diminimalkan dan tidak terulang lagi di masa mendatang,” tutupnya. nws/fwa-red

-
-
-