PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Memasuki usia ke-61 tahun, Pemerintah Kota Palangka Raya menjadikan momentum Hari Jadi sebagai refleksi perjalanan pembangunan sekaligus penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Peringatan Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya ke-61 digelar melalui upacara gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (17/6).
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyampaikan, peringatan hari jadi bukan hanya sekadar seremoni, namun menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai capaian pembangunan yang telah dilaksanakan.
“Perjalanan sampai dengan sekarang ini mudah-mudahan menjadi muhasabah kita bersama, agar bisa lebih baik lagi ke depannya. Ini juga menjadi penyemangat, jangan sampai perjuangan dan jasa-jasa para pendahulu kita menjadi sia-sia,” ujar Fairid.
Ia menegaskan, berbagai capaian yang telah diraih Pemerintah Kota Palangka Raya tidak boleh berhenti sampai di satu titik. Evaluasi dan peningkatan kinerja harus terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik.
“Evaluasi itu kan setiap saat dan terus menerus secara berkelanjutan demi menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik lagi,” katanya.
Dalam momentum Hari Jadi tersebut, Fairid juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas ASN sebagai bagian dari penguatan roda pemerintahan. Menurutnya, ASN harus terus meningkatkan kapasitas, disiplin, serta membangun kekompakan dalam bekerja.
“Yang ditekankan untuk ASN tentu lebih kepada sumber daya manusia, pengembangan kapasitas, peningkatan skill, disiplin, dan lebih solid dalam bekerja. Saling menghormati antar sesama ASN maupun dengan pimpinan,” jelasnya.
Peningkatan kompetensi ASN, lanjut Fairid, dapat dilakukan melalui berbagai pelatihan, pendidikan, hingga sertifikasi untuk memperkuat kemampuan teknis maupun nonteknis.
Mengusung semangat kolaborasi, Fairid menyebut pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Keterlibatan seluruh pihak menjadi kunci agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Semua tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua harus kolaborasi, dalam semua hal agar lebih tepat sasaran, lebih efektif, dan efisien,” pungkasnya.
Ia mencontohkan pelaksanaan rangkaian Hari Jadi yang dapat terlaksana melalui kerja sama berbagai pihak tanpa harus membebani anggaran pemerintah secara besar.
“Kalau tidak kolaborasi tentu membutuhkan anggaran besar. Dengan kolaborasi semuanya bisa berjalan. Untuk pembangunan, seluruh pemangku kepentingan dan stakeholder sangat diperlukan,” sebutnya.
Selain upacara, rangkaian Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya juga diisi dengan kegiatan sosial, salah satunya khitanan massal yang dilaksanakan secara gratis bagi 114 anak. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
“Khitanan massal ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi. Nanti sampai bulan Juli masih ada beberapa rangkaian lainnya,” pungkas Fairid. nws/fwa-red











