PALANGKA RAYA /TABENGAN.CO.ID– Arus lalu lintas di kawasan Jalan Seth Adji, tepatnya di simpang Jalan Strowbery, sempat tersendat setelah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan dua unit mobil dan tiga sepeda motor, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya yang menerima laporan dari masyarakat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan yang terlibat, sekaligus mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin parah.
Kasat Lantas Polresta Palangka Raya Kompol Hermanto menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara barang bukti berupa kendaraan yang terlibat juga telah didata.
Adapun kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut terdiri atas Toyota Avanza putih nomor polisi KH 1577 BQ, Honda Brio hitam KH 1703 TJ, Honda Revo KH 3144 TL, Honda Scoopy KH 5598 YN, dan Yamaha X Gear KH 6939 YE.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika sebuah Honda Brio hitam yang dikemudikan Tantan melaju dari arah Jalan Sethadji menuju Jalan Adonis Samad dengan kecepatan relatif rendah. Di belakang mobil tersebut melaju tiga sepeda motor secara beriringan dengan arah yang sama.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang Toyota Avanza putih yang dikemudikan Ahmad Wahyudi. Kendaraan tersebut diduga mencoba mendahului sepeda motor yang berada di depannya. Namun ruang yang tersedia dinilai tidak mencukupi sehingga pengemudi kehilangan kesempatan untuk kembali ke lajurnya.
Akibatnya, bagian depan Toyota Avanza bertabrakan dengan Honda Brio yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras membuat Honda Brio terdorong ke belakang hingga menghantam tiga sepeda motor yang berada tepat di belakangnya. Dalam hitungan detik, tabrakan beruntun pun tidak dapat dihindari.
Ketiga pengendara sepeda motor mengalami luka ringan akibat benturan dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, seluruh kendaraan mengalami kerusakan materiil dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, terutama pada bagian depan kedua mobil.
Di lokasi kejadian, sempat beredar informasi dari warga mengenai adanya seorang pengendara sepeda motor yang diduga berkaitan dengan awal mula kecelakaan. Namun, orang tersebut disebut telah meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba sehingga keterangannya belum dapat diperoleh.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk mencari keterangan dari pengendara yang disebut-sebut berada di lokasi sebelum kecelakaan terjadi. Semua informasi akan kami cocokkan dengan hasil olah TKP maupun keterangan para saksi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2026).
Ia menegaskan, penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab berdasarkan fakta-fakta di lapangan, termasuk posisi kendaraan, jejak pengereman, serta keterangan para saksi.
Kasat Lantas juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan manuver mendahului apabila kondisi jalan tidak memungkinkan. Menurutnya, keputusan untuk tetap memaksakan menyalip di ruang yang sempit berpotensi memicu kecelakaan yang melibatkan banyak kendaraan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan di kawasan persimpangan, dan tidak memaksakan mendahului apabila ruang gerak tidak aman. Kewaspadaan setiap pengendara menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. dte/fwa-red











